Mobil Canggih Keponakan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu Raib Digondol Maling

Kali ini korbannya merupakan cucu dari tokoh Lampung, almarhum Mayjen TNI Musannif Ryacudu, M Rya Ryamur Ryacudu.

Penulis: hanif mustafa | Editor: Heribertus Sulis
Lokasi hilangnya mobil M. Rya Ryamur Ryacudu 

BANDAR LAMPUNG, TRIBUN - Kasus pencurian kendaraan roda empat di area parkir kembali terjadi di Bandar Lampung.

Kali ini korbannya merupakan cucu dari tokoh Lampung, almarhum Mayjen TNI Musannif Ryacudu, M Rya Ryamur Ryacudu.

Mobil Honda HRV warna hitam BE 1201 AX yang diparkirkan Rya di area parkir Apotek Enggal, Jalan Raden Intan, Bandar Lampung, lenyal digondol maling, Sabtu (17/2) malam.

Saat itu Rya meninggalkan mobilnya sekitar satu jam untuk pergi mencari makan malam.

"Rencananya itu mau makan ketoprak, (kondisi) parkir (malam) itu penuh di sana, kebetulan ada satu yang kosong, (maka saya) masuk ke parkiran," tuturnya, Minggu (18/2).

Masih kata dia, setelah memarkirkan mobilnya ia hendak menyeberangi Jalan Raden Intan menuju warung ketoprak.

Tiba-tiba, Rya bertemu dengan temannya di pinggir jalan.

"Saat akan nyeberang tiba-tiba ada teman saya nanyain mau ke mana. Saya jawab cari makan, terus saya diajak cari makan bareng naik mobilnya," ungkap keponakan Menteri Pertahanan Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu ini.

Honda HRV untuk pasar Indonesia.
Honda HRV. (kompas.com)

Rya mengatakan, kurang lebih satu jam kemudian ia diantarkan ke area parkir Apotek Enggal.

Rya pun menuju lokasi kendaraannya diparkir.

Rya pun kaget, ternyata mobil yang diparkirkannya sudah tidak ada di tempatnya lagi.

"Kalau nggak salah saya datang jam 11 malam terus nggak ada satu jam (kemudian) saya (datang lagi) mau ambil mobil. Saya kaget mobil sudah hilang," terangnya.

Begitu tahu mobilnya sudah raib, Rya pun langsung melaporkan kejadian ini ke Mapolresta Bandar Lampung.

"Sudah saya laporkan ke Polresta Bandar Lampung, polisi juga sudah datang ke lokasi, dan katanya masih dalam penyelidikan," ujarnya.

Kapolresta Bandar Lampung Komisaris Besar Murbani Budi Pitono yang dimintai komentarnya terkait kasus ini meminta Tribun menghubungi Kepala Satuan Reserse Kriminal Komisaris Harto Agung Cahyono.

Sementara Harto yang dihubungi mengaku belum tahu ada tidaknya laporan pencurian mobil di area parkir Apotek Enggal.

Harto mengatakan akan menanyakan terlebih dahulu kepada anggotanya.

"Sebentar saya cek dulu laporan ke anggota, ada atau tidaknya," ujarnya singkat.

kompas.com -
Honda di IIMS 2015.
Kompas.com - Honda di IIMS 2015. ()

Juru parkir tak tahu

Sementara itu, juru parkir (jukir) Apotek Enggal, Ratusa mengaku bahwa dirinya tidak mengetahui persis kejadian hilangnya mobil tersebut.

Namun, ia membenarkan telah terjadi pencurian mobil Honda HRV di area parkir tersebut, Sabtu (17/2) malam.

"Kejadian persisnya saya nggak tahu, sebab saya hanya sampai jam 2 siang aja jaganya, tapi memang ada orang yang kehilangan mobil semalam, bahkan tadi (Minggu) jam 12.00 WIB ada tiga polisi dari Polresta datang ke sini," tandasnya.

Mobil polisi juga hilang

Kasus pencurian mobil di tempat parkir juga pernah terjadi pada Desember 2017 lalu.

Ketika itu pencuri berhasil menggondol Toyota Avanza Veloz warna silver BE 2121 YN di parkiran Central Plaza Lampung, Minggu (24/12/2017).

Sampai kini polisi belum mengetahui siapa yang membawa kabur mobil milik anggota Kepolisian Daerah (Polda) Lampung tersebut.

Pemilik mobil Wachyudi Prabowo sudah membuat laporan di Polda Lampung dengan nomor surat LP/B-1534/VII/2017/Lpg/SPKT.

Kejadian ini bermula saat Wachyudi bersama keluarganya hendak berbelanja di CP pada Minggu (24/12), sekitar pukul 13.45 WIB.

"Rencananya belanja, jadi kami parkir di halaman parkir dalam CP, soalnya dalam gedung itu penuh," tutur Ririn, istri Wachyudi, Rabu (27/12).

Masih kata dia, saat hendak pulang sekitar pukul 16.00 WIB ternyata kendaraanya sudah tidak di tempat. Ririn pun mencoba menanyakan ke petugas parkir.

"Petugasnya juga nggak tahu maka dicek melalui CCTV dan data parkir, ternyata mobil saya keluar sekitar pukul dua lewat sedikit. Untuk orangnya yang ngambil tidak diketahui," ungkapnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved