Trio Dosen Universitas Lampung Luncurkan Buku "Konflik Lahan Perkebunan"

Tiga dosen Universitas Lampung menggelar seminar dan peluncuran buku "Konflik Lahan Perkebunan".

Trio Dosen Universitas Lampung Luncurkan Buku
Istimewa
Seminar dan peluncuran buku "Konflik Lahan Perkebunan" di Gedung A FISIP Unila, Selasa (27/2/2018). 

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG BENI YULIANTO

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tiga dosen Universitas Lampung menggelar seminar dan peluncuran buku "Konflik Lahan Perkebunan" di Gedung A Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unila, Selasa (27/2/2018).

Trio akademisi itu adalah Dedi Hermawan, Yusdianto Alam, dan Darmawan Purba.

Buku ini mengungkap perlawanan rakyat terhadap koorporasi yang menguasai Hak Guna Usaha (HGU), yaitu PT Sugar Grup Companies (SGC).

Dedi Hermawan menjelaskan, Undang-Undang Dasar 1945 pasal 33 ayat 3 telah menyatakan bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

"Artinya, apa saja yang ada di bumi dan segala yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk kesejahteraan rakyat," ujar Dedi dalam rilis yang diterima Tribun.

"Selain itu, pasal 1 ayat 3 UU Pokok Agraria menyebut, hubungan antara bangsa Indonesia dengan bumi, air, serta ruang angkasa yang termaksud pada ayat 2 adalah hubungan yang bersifat abadi," sambung.

Menurut dosen Jurusan Administrasi Negara ini, hubungan dengan bangsa Indonesia itu bukan hanya pada generasi sekarang, tetapi juga generasi seterusnya.

"Oleh karena itu, sumber daya alam harus dijaga. Jangan sampai dirusak atau ditelantarkan," tegasnya.

Untuk itu pula, papar Dedi, penyediaan, peruntukan, penguasaan, penggunaan, dan pemeliharaannya perlu diatur demi terjaminnya kepastian hukum dalam penguasaan dan pemanfaatannya. Serta, dalam rangka terselenggaranya perlindungan hukum bagi rakyat.

Halaman
123
Penulis: Beni Yulianto
Editor: yoso
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved