Catatan Medis dari Abad Kedua Berada di Dalam Buku Lagu Rohani Kuno
Selama hampir satu dekade, para ilmuwan telah menggunakan pencitraan multispektrum untuk mengungkap risalah medis Galenus.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID – Ternyata, catatan medis berupa ajaran Galenus selama ribuan tahun tertimpa teks nyanyian rohani kuno. Galenus merupakan dokter Yunani yang hidup pada abad ke-2 Masehi.
Minggu ini, para ilmuwan di California tengah sibuk menyelidiki buku nyanyian rohani kuno yang berasal dari abad ke-11.
Sekilas, buku itu tak terlihat berbeda dengan artefak kuno lain. Tapi sebenarnya, teks religius kuno di dalamnya menutupi sesuatu yang jauh lebih tua.
Perkamen yang diuji oleh para ilmuwan di Departemen Energi SLAC National Accelerator Laboratory itu awalnya berisi terjemahan ajaran dari Galenus, filsuf dan dokter Yunani kuno dari abad ke-2 Masehi yang memiliki pengaruh besar dalam kedokteran Eropa.
Sebelum tertutup oleh naskah nyanyian rohani, risalah medis Galenus itu ditulis dalam bahasa Suriah kuno selama abad ke-6, kemungkinan besar oleh seseorang di Biara St Catherine di Mesir.
Sekitar 500 tahun kemudian, tulisan-tulisan di halaman buku itu ditimpa dengan teks nyanyian rohani, kemungkinan besar karena alasan ekonomi. Pada saat itu, harga kertas sangat mahal.
Baca: Komplotan Ini Bobol 64 Bank Dalam dan Luar Negeri, Mayoritas di Indonesia
Selama hampir satu dekade, para ilmuwan telah menggunakan pencitraan multispektrum untuk mengungkap risalah medis Galenus. Berkat tim dari SLAC's Stanford Synchrotron Radiation Lightsource yang menggunakan sinar-X, kita mungkin akan berhasil mengungkap kata-kata tersembunyi itu dalam waktu dekat.
Pada gambar di atas, karakter yang berorientasi vertikal adalah teks religius abad ke-11. Sedangkan karakter horisontal yang tampak samar adalah terjemahan risalah medis Galenus yang tersembunyi di bawahnya.
"Hasil awal ini sangat mengejutkan," ujar ahli klasik Peter Pormann dari University of Manchester di Inggris.
Baca: 55 Tahun Berkutat dengan ALS, Ternyata Ini Rahasia Hidup Panjang Stephen Hawking
Upaya pencitraan baru, yang memakan waktu 10 jam untuk menganalisis masing-masing 26 halaman yang dipilih, telah mengungkapkan bagian teks yang tidak terlihat oleh siapa pun dalam seribu tahun terakhir, termasuk kata pengantar yang sebelumnya tidak dapat dibaca.
Jika para ilmuwan berhasil, risalah Galenus ini akan membuka babak baru dalam pemahaman kita tentang salah satu pengajar kedokteran paling awal. Selain itu, dengan 200 halaman teks yang masih tersisa, siapa yang tahu bahwa ada rahasia yang mungkin akan kita temukan?
"Galenus merupakan salah satu dokter paling penting dan paling berpengaruh sepanjang masa," ujar Pormann.
"Pada dasarnya ini sejarah kita, seperti inilah bagaimana dunia medis berkembang." (*)
Artikel ini telah tayang di nationalgeographic.co.id dengan judul: Risalah Medis Galenus Ditemukan dalam Buku Nyanyian Rohani Kuno
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/perkamen-gelanus_20180317_154151.jpg)