Hashim: Prabowo Lebih Siap Bertarung di Pilpres 2019
Prabowo Subianto disebut lebih siap bertarung di Pilpres 2019. Sudah bertemu Gatot Nurmantyo.
Hashim mengungkapkan, Prabowo telah banyak belajar dari kekalahan pada Pilpres 2014 silam.
Baca: 4 Fakta Menarik Usai Amien Rais Sebut Pembagian Sertifikat oleh Jokowi Pembohongan
"Saya kira sama siap, lebih siap mungkin. Sudah belajar, kan (dari Pilpres 2014)," ujar Hashim.
Hashim juga menegaskan, hingga saat ini Partai Gerindra belum membentuk tim khusus terkait penentuan calon wakil presiden pendamping Prabowo.
Adik kandung Prabowo ini menuturkan, Partai Gerindra masih menjalin komunikasi politik lebih lanjut dengan calon mitra koalisi.
"Belum, saya kira komunikasi saja dengan PAN, PKS, Demokrat. Komunikasi terus menerus," kata Hashim.
Ia memperkirakan nantinya akan terbangun kesepakatan kesepakatan tertentu jika Prabowo terpilih sebagai presiden pada Pilpres 2019.
"Jadi nanti kalau Pak Prabowo terpilih harus ada power sharing dengan partai partai yang ada, dengan ke depan bersama sama untuk membangun pemerintahan," ujar Fadli.
Terkait dengan kandidat cawapres Prabowo, Fadli menegaskan bahwa penetapan cawapres harus berdasarkan kesepakatan dari koalisi.
Namun demikian, ia mengungkapkan bahwa calon pendamping Prabowo harus memiliki elektabilitas, kapabilitas, dan integritas yang baik.
Baca: VIDEO: Lima Menit, 10 Pengendara Motor Terobos Lampu Merah
Tonton juga:
Bertemu Jenderal Gatot
Fadli Zon juga membenarkan bahwa terjadi pertemuan antara Prabowo Subianto dengan mantan Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo.
Meski membenarkan pertemuan tersebut, namun Fadli membantah bahwa kedua tokoh tersebut membahas tentang Pilpres 2019.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/prabowo-subianto_20180211_110938.jpg)