Sudah 4 Tahun Andra Si Bocah Malang Ini Berjuang dari Ganasnya Tumor Otak
Orangtua mana yang tidak tega melihat anak mengalami penyakit yang serius.Hal itu pula yang dialami May, seorang ibu dari dua anak.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Orangtua mana yang tidak tega melihat anak mengalami penyakit yang serius.
Hal itu pula yang dialami May, seorang ibu dari dua anak.
Andra, anak pertamanya, lahir pada November 2010.
Anak yang kini berusia tujuh tahun adalah pejuang tumor otak ganas.
Baca: Bukan Genit atau Kegatelan, Ternyata Ely Sugigi Hobi Gonta-ganti Pacar Punya Maksud Begini
Tidak ada masalah mulai dari lahir hingga Andra berusia 3 tahun.
Sampai pada 2013, Andra mengalami demam, muntah serta jalan seperti orang kehilangan keseimbangan.
Setelah diperiksa dan alami CT Scan, dokter mendiagonsa ada tumor otak ganas di bagian cerebellum serta ada cairan menumpuk di kepala.
Beberapa hari setelah Andra berulangtahun ke tiga, ia menjalani operasi pengangkatan tumor tersebut sebab hampir kena batang otak.
Jika tidak segera dioperasi, Andra bisa koma.
Baca: Kerugian Material Dampak Banjir Tanggamus Belum Diketahui
Andra mengalami tiga kali operasi untuk berjuang sembuh.
Bahkan karena tumor ganas tersebut memiliki sel kanker, Andra menjalani proses radioterapi sebanyak 30 kali.
Tidak hanya membutuhkan operasi, tumor ganas yang dialami Andra berada di pusat keseimbangan.
Andra pun menjalani rangkaian terapi hingga motoriknya kembali normal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/andra-berjuang-melawan-tumor-otak_20180405_215241.jpg)