Dua Ruas Tol Trans Sumatera Belum Dibebankan Tarif
PT. Hutama Karya, pengelola jalan tol trans Sumatera (JTTS) belum mengenakan tarif terhadap dua ruas tol yang saat ini telah diujicoba.
Penulis: Dedi Sutomo | Editor: soni
Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BAKAUHENI - PT. Hutama Karya, pengelola jalan tol trans Sumatera (JTTS) belum mengenakan tarif terhadap dua ruas tol yang saat ini telah diujicoba.
Ini ditegaskan Kepala Cabang ruas tol Bakauheni – Terbanggi Besar PT. Hutama Karya, Hanung Hanindito kepada Tribun, jumat (6/4).
Baca: Tak Disangka, Veronica Tan Tega Lakukan Ini dengan Julianto Tio di Hadapan Ahok. Sampai Ditegur
Baca: Bilal yang Menderita Lumpuh Bercita-cita Ingin Bersekolah dan Mengaji
Saat ini ada dua ruas tol yang telah dioperasionalkan. Yakni ruas Bakauheni – Interchange Desa Hatta sepanjang 8,9 kilometer dan ruas Lematang – Kota Baru sepanjang 7 kilometer. Dua ruas ini pada Januari lalu telah diresmikan Presiden Joko Widodo.
“Untuk tol Lampung belum dikenakan tarif,” kata dia.
Hanung mengatakan, saat ini lagi diupayakan/dikerjakan agar Bakauheni hingga Terbanggi Besar bisa terhubung. Rencananya untuk ruas Bakauheni – Kota Baru akan disiapkan sebagai jalur mudik Lebaran.
Terkait dengan volume kendaraan yang melalui dua ruas tol yang telah diujicobakan. Menurutnya, sejauh ini ruas Bakauheni – interchange Desa Hatta yang banyak digunakan pengendara/masyarakat.
“Kalau yang ramai digunakan ruas Bakauheni – interchange Desa Hatta. Karena terhubung dengan pelabuhan penyeberangan,” tandasnya.(dedi/tribunlampung)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/jokowi-di-tol-sumatera_20180406_202517.jpg)