Perahu Terbalik Juga Angkut Beras dan Bahan Bangunan
Saat itu perahu tidak hanya mengangkut penumpang, melainkan juga membawa beras sejahtera (rastra) serta bahan bangunan seperti semen dan tripleks.
Penulis: Tri Yulianto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Laporan Reporter Tribun Lampung Tri Yulianto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Perahu Berkah Saudara mengangkut 18 orang, terdiri tiga anak buah kapal (ABK) dan 15 penumpang. Perahu tersebut terbalik dan menyebabkan dua penumpang meninggal dunia.
Perahu Berkah Saudara tenggelam di perairan Batu Tangkai, sekitar Pekon Way Nipah, Kecamatan Pematang Sawa, Tanggamus, Kamis, 12 April 2018. Perahu tersebut terbalik karena dihantam ombak saat mesin mati.
Kepala Pos Basarnas Kota Agung Adi Ayang Syah menjelaskan, penumpang meninggal yakni Satiyem (60), warga Pekon Teluk Brak, Kecamatan Pematang Sawa, dan Khaminah (67), warga Kampung Sridadi, Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah.
Baca: Perahu Tenggelam Dihantam Ombak, 2 Penumpang Tewas
Baca: Adu Tembak dengan Petugas BNNP, Dua Pengedar Sabu Tewas
"Untuk Satiyem dimakamkan di Teluk Brak, sedangkan Khaminah dibawa ke Lampung Tengah. Tim gabungan mengevakuasi jenazah Khaminah agar bisa dibawa ke Lampung Tengah," kata Adi, Jumat, 13 April 2018.
Adi menjelaskan, saat itu perahu tidak hanya mengangkut penumpang, melainkan juga membawa beras sejahtera (rastra) serta bahan bangunan seperti semen dan tripleks.
Perahu Berkah Saudara berlayar dari Pelabuhan Perhubungan Kota Agung pada Kamis, 12 April 2018 lalu. Perahu ini adalah layanan reguler pengangkut penumpang lewat laut trip ke Pematang Sawa.
Sesampai di perairan Batu Tangkai, sekitar Pekon Teluk Brak, mesin perahu mati dan dihantam ombak. Lantas perahu tenggelam. (*)