Feby Febiola Buat Vlog Soal Pelakor, Netizen Malah Ingat Curhat Anak Franky Sihombing, Ini Isinya
Feby Febiola Bikin Vlog tentang Pelakor, Netizen Malah Ingat Curhat Anak Franky Sihombing, Ini Isinya
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Feby Febiola dan suaminya Franky Sihombing membuat vlog dengan tema pelakor.
Lewat Instagramnya, Feby Febiola memposting potongan vlog tersebut, yang memperlihatkan potongan kejadian saat Shafa Harris melabrak Jennifer Dunn.
"Kita akan membahas tema yang sensitif dan juga pastinya menarik yaitu pelakor," kata Feby Febiola bersama suaminya Franky Sihombing, Rabu, 18 April 2018.
Sayangnya, karena postingan itu Feby Febiola justru banjir komentar cibiran.
Banyak yang menuliskan komentar Feby Febiola seolah lupa diri jika dirinya dulu seorang pelakor alias perebut laki orang.
"Ngetawain orang bisa tapi dia sendiri gk bisa berkaca atas kelakuannya, ketika pelakor teriak pelakor," komentar salah satu netizen.
Sebelum resmi menikah dengan Franky Sihombing, Feby Febiola disebut sebagai pelakor karena merebut Franky Sihombing dari sang istri.
Saat itu, Petra Sihombing, anak dari Franky Sihombing juga sempat mencurahkan isi hatinya tentang hubungan ayah dan ibunya berakhir dan sang ayah yang sudah menemukan pengganti ibunya.
Baca: Fakta-fakta Meninggalnya Aktor Senior Deddy Sutomo, Nomor 3 Insiden Mematikan
Baca: Selain Ririn Dwi Ariyanti, 5 Artis Cantik Ini Juga Melahirkan Secara Caesar
Baca: Awalnya Putus Nyambung lalu Menikah, Daus Mini Kini Mau Cerai dengan Istri Barunya
Begini isi curhat Petra tersebut.
"2 tahun belakangan adalah titik terendah dalam hidup gue. Orang tua gua cerai. Karir gue anjlok dan keuangan gue juga menipis. Hampir setiap hari gue merasa depressed. Cape iya. Kesel iya. Marah iya. Tapi gue jadi belajar banget. Gue belajar untuk memaafkan. Memaafkan orang lain. Memaafkan diri sendiri. Ga gampang. Tapi satu hal yang gue sadari itu, dengan memaafkan, luka bisa disembuhkan,” tulis Petra.
Selain depresi berat akibat perceraian orang tua, Petra menuliskan kisah kelamnya ketika berusaha menyelamatkan ibunda tercinta yang lakukan percobaan bunuh diri.
"Waktu itu, gue sama ade gue lagi ngerokok didepan kamar. Tiba-tiba nyokap ngirim WA, ‘Thank you buat semuanya. Mama harus pergi’. Terus gue ke kamar dia, dan ternyata kamarnya dikunci. Akhirnya gue tendang pintunya dan gue liat dia udah megang pil banyak banget. Nyokap gue ampir saja bunuh diri. Ya, hidup gue emang makin berat sejak bokap nyokap cerai. Tapi ya, life comes with pain. But pain is temporary and time will heal,” lanjut Petra.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/feby-febiola_20180203_210541.jpg)