Siswa MAN 2 Tambah Durasi Mengaji di Bulan Ramadan 

Kegiatan yang sering dilakukannya selama bulan ramadan yakni tadarus (mengaji) bersama rekan satu sekolahnya sebelum kegiatan belajar mengajar

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung/Bayu
Siswa MAN 2 Bandar Lampung Ating Sugiarti 

Laporan Reporter Tribun Lampung Bayu Saputra

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Bulan suci Ramadan sebentar lagi akan datang dan masyarakat muslim seluruh duniapun saat ini tengah mempersiapkannya.

Termasuk para siswa MAN 2 Bandar Lampung juga saat ini tengah mempersiapkan bulan suci tersebut.

Siswa MAN 2 Bandar Lampung Ating Sugiarti kepada Tribun Lampung, Kamis (19/4) mengatakan bulan ramadan menjadi prioritasnya dalam mempersiapkan bulan suci tersebut.

Baca: Waspada, Daging Ayam dengan Ciri-ciri Begini Miliki Kandungan Lemak Tinggi 

Kegiatan yang sering dilakukannya selama bulan ramadan yakni tadarus (mengaji) bersama rekan satu sekolahnya sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM).

Tetapi memang di hari biasanya juga di sekolahnya selalu dilakukan mengaji bersama. Dengan durasi yang tidak lama namun bisa dipahami para siswa.

"Kita memang setiap pagi juga mengaji bareng, dan saat ramadan biasanya akan ditambah untuk durasinya," katanya. 

Baca: Sudah Boleh Pulang, Wajah Anak Ketiga Ririn Dwi Ariyanti Sita Perhatian Netizen

Dengan adanya mengaji ini akan menambah ketebalan imamnya dalam menjalankan kehidupannya sehari-hari.

Selain itu juga dirinya untuk menjaga kondisi tubuhnya meminum vitamin C , minum juz wortel, tomat dan juga makan teratur.

"Saya juga suka senam aerobik dalam menjaga kondisi tubuh, itu saya lakukan sebelum berangkat sekolah atau bada sahur atau sebelum berbuka puasa," katanya

Oktafia Sari siswa MAN 2 Bandar Lampung mengatakan kalau saat puasa nanti dirinya akan melakukan tadarus bersama rekan satu sekolah.

Tadarus itu menjadi rutinitas dari sekolah untuk peningkatan kualitas keimanan para siswa dalam menghadapi ramadan.

"Lebih banyak baca quran sih kak kalau kami saat puasa nanti, karena itu menjadi program dari sekolah dan yang jarang mengaji maka dipaksa mengaji nanti itu," katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved