Pelaku Pemeras Sejak Awal Tahun Datangi SMKN 1

"Pelaku itu dari awal tahun memang sudah sering ke sekolah dan tak pernah saya ladenin,"

Pelaku Pemeras Sejak Awal Tahun Datangi SMKN 1
Tribunlampung/Bayu
Kepala SMKN 1 Bandar Lampung Edy Harjito 

Laporan Reporter Tribun Lampung Bayu Saputra

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - DF, oknum LSM dibidang pendidikan harus mendekam dijeruji besi lantaran didapati Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Polisi.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala SMKN 1 Bandar Lampung Edy Harjito saat dihubungi Tribun Lampung, Minggu (22/4).

Baca: Pencuri Ratusan Bungkus Rokok Warung Kelontongan Tak Berkutik Dicokok di Kediamannya

Dijelaskannya bahwa memang pelaku itu dari awal tahun memang sudah sering datang kesekolah berdalih menunjukan kinerjanya selama ini tak baik.

Hingga ada tuduhan dari pelaku itu, kalau dirinya ini menyelewengkan dana BOS dari pemerintah tersebut.

Baca: 337 Siswa SMPN 1 Serius Kerjakan Soal UNBK Bahasa Indonesia

"Pelaku itu dari awal tahun memang sudah sering ke sekolah dan tak pernah saya ladenin," kata mantan kepala SMKN 8 ini.

Menurutnya hingga akhirnya kemarin karena dirinya telah muak. Serta ia telah berkonsultasi dengan komite sekolah Puji Nasir akhirnya pelaku dibekuk polisi.

Pelaku meminta uang sebesar Rp 24 juta kepadanya dan ia tak punya uang sebanyak itu hanya dijanjikan Rp 12 juta yang dijadikan umpan polisi.

Seketika dirinya bertransaksi dengan pelaku di SPBU di Jalan Pangeran Antasari begitu juga polisi akhirnya membekuk pelaku.

Intimidasi hal seperti ini harus diperangi oleh semua kepala sekolah dan jangan takut adanya LSM. Jika menjalankan tugas itu benar dan tidak akan mungkin didemo.

Jadi bekerja itu sesuai dengan tupoksi dan bekerja itu sesuai dengan SOP yang ada saja. Tidak akan mungkin ada orang yang akan usil.(byu)

Caption : Kepsek SMKN 1 Bandar Lampung Edy Harjito

Penulis: Bayu Saputra
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved