Berita Video Tribun Lampung

(VIDEO) Seruan Zikir Iringi Evakuasi Korban Tersengat Listrik

Naas seorang pemborong yang sedang memperbaiki atap ruko milik toko material Sinar Naga, Jalan Ikan Bawal, Teluk Betung Selatan meregang nyawa

Penulis: Okta Kusuma Jatha | Editor: soni

Laporan Live Streaming Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Naas seorang pemborong yang sedang memperbaiki atap ruko milik toko material Sinar Naga, Jalan Ikan Bawal, Telukbetung Selatan Bandar Lampung  meregang nyawa setelah tersengat aliran listrik tegangan tinggi.

Kejadian ini menimpa Mustajab (48), warga Kupang Teba, Telukbetung Selatan, Bandar Lampung saat hendak menurunkan alat-alat pertukangannya.

Baca: Begini Rencana Raffi Ahmad Pertemukan Ayu Ting Ting dengan Nagita Slavina

Warga sekitar Jhon Kenedy mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 wib. "Ya jam lima lewat, tapi badannya sempat menyala terlihat dari bawah," ujarnya saat dilokasi evakuasi, Jumat, 27 April 2018.

Jhon mengatakan awalnya Mustajab sudah menurunkan semua barangnya melalui depan ruko dari lantai empat. "Kan barang-barangnya banyak, nggak bisa lewat tangga. Jadi lewat depan ruko, ditali gitu. Di bawahnya ada yang nungguin," sebutnya.

Baca: 5 Penyebab Pelakor Lebih Senang dengan Pria Beristri, Uban Jadi Perhatian

Namun naas, lanjutnya, saat menurukan besi pipa panjang 6 meter, pipanya tersenggol kabel listrik. "Pas mau nurunin nyentuh kabel dan kesetrum, ya begitulah kasihan. Meninggal orangnya, terus pipanya jatuh," tutupnya.

Pantauan Tribun, tim BPBD Bandar Lampung sudah berhasil mengevakuasi mayat korban.

Evakuasi jenazah Mustajab berlangsung dramatis. Jenazah pun diturunkan menggunakan tali pengait, dan dari bawah sebagian anggota BPBD Kota Bandar Lampung sudah bersiap-siap menerima.

Saat akan diturunkan, keluarga korban berteriak takbir dan dilanjutkan zikir lailahhaillah. Sontak seruan ini menyambut ratusan masyarakat yang melihat evakuasi turut mengucap tahlil. "Allahu Akbar, Lailahaillallah Lailahhaillah," seru ratusan massa yang diawali oleh keluarga korban. Akhirnya korban dapat dievakuasi setelah berada diatap selama 2,5 jam. (*)

Sumber: Facebook Tribun Lampung

Videografer: Okta Kusuma Jatha

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved