BREAKING NEWS LAMPUNG
Ricuh, Puluhan Pedagang Asongan Tolak Direlokasi di Lantai 2 Terminal Rajabasa
Zona steril pedagang asongan di selasar tempat bus menaikan penumpang yang diterapkan oleh pengelola terminal tipe A Rajabasa menuai protes.
Penulis: hanif mustafa | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Zona steril pedagang asongan di selasar tempat bus menaikan penumpang yang diterapkan oleh pengelola terminal tipe A Rajabasa menuai protes.
Puluhan pedagang asongan terminal bus Rajabasa menolak untuk direlokasi dari tempat berdagangnya tersebut. Rencananya para pedagang ini akan dipindahkan ke lantai dua terminal Rajabasa.
Baca: Berlaku Mulai Hari Ini, Terminal Tipe A Rajabasa Terapkan Aturan Baru
Salah satu pedagang asongan Uni (60) mengatakan relokasi dilakukan pada hari ini. Namun para pedagang sepakat tidak mau dipindahkan ke lokasi baru yang ada di lantai dua gedung terminal Rajabasa.
"Kami selama ini telah dan pernah mengikuti peraturan yang namanya naik (berdagang) keatas, kami sudah laksanakan berbulan-bulan bertahun malahan, tapi kenyataannya kita dagang diatas tidak bisa (mendapat pembeli) dan sepi," ujarnya Senin 30 April 2018.
Baca: VIDEO - Manis Lembut Soes Lapena dengan Aneka Varian Rasa, Bisa Buat Oleh-oleh Lho
Masih kata dia, setiap pedagang dipastikan mencari tempat keramaian. Sedangkan lokasi lantai dua jauh dari keramaian atau lalu lalang para pedagang.
"Jadi kami minta tolong pikirkan Rakyat kecil, bisa dilihat kebersihannya, kami bersihkan juga, karena terminal pasti banyak orang dagang," tuturnya.
Uni meminta kepada pengelola terminal Rajabasa untuk memperhatikan nasib para pedagang.
"Jangan brantas kami, kami ini pedagang cari makan halal, kalau mau brantas, brantas pencopet dan penipu di terminal ini," tutupnya.