25 Tahun Pria Ini Sendirian Mengukir Mahakarya Mengejutkan di Gua
Hanya menggunakan peralatan tangan, gerobak dorong dan ditemani anjingnya, seniman ini telah menciptakan 'keajaiban.'
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Dengan hanya menggunakan peralatan tangan, gerobak dorong dan ditemani anjingnya, seniman ini telah menciptakan 'keajaiban.'
Ra Paulette yang adalah seorang seniman otodidak asal La Porte, Indiana Utara, ini menggali dan mengukir gua di tebing batu pasir di utara New Mexico, Amerika Serikat.
Dilansir pada Telegraph, Paulette menganggap tempat-tempat ciptaannya sebagai tempat suci dengan goresan nan puitis.
Dia membuat tampilan abstrak dengan rasa yang dalam, hampa dan terus menerus.
Menciptakan pintu masuk melengkung yang dramatis diikuti jalan setapak sempit yang berputar melalui dinding bertekstur unik.
Baca: Foto Kesederhanaan Pasangan Pengantin Baru ini Bikin Netizen Meleleh
Minat Paulette untuk membuat gua berawal saat dia menyaksikan gua indah di Ojo Caliente, New Mexico.
Kemudian dia benar-benar mengukir gua.
Pertama kali dia membuatnya secara sembunyi-sembunyi pada properti milik Bureau of Land Management di Rio Grande Gorge.
Bagi Paulette, karya-karyanya sangat banyak melibatkan proses meditatif.
Dia mulai memahat setiap gua tanpa desain yang terencanakan terlebih dahulu.
Baca: Surat Kabar Harian Ini Satu-Satunya di Dunia Ditulis Tangan dan Masih Popular Sampai Sekarang
Paulette hanya mengikuti perasaannya dan sensasi saat menjelajahi ruang.
Saat Paulette menggali, dia awalnya menggali ke bawah kemudian menyeberang dan menerobos ke atas lagi untuk menarik sinar matahari ke seluruh penjuru ruangan.
Paulette percaya bahwa gua bertindak sebagai metafora spiritual bagi jiwa-jiwa yang ada di alam semesta kita yang tanpa batas.
Pada 2013, gua, properti dan patung yang telah diciptakan oleh Paulette itu dijual.
Terletak di antara Santa Fe dan Taos di tanah seluas 208 hektar, properti ini terdaftar seharga Rp 10 miliar.
Bagian utara dan selatan dari tempat tersebut dapat dibeli secara terpisah atau empat belas bagian yang dibagi tersedia secara terpisah.
Baca: Bocah Pamit ke Gunung Sepulang Sekolah, Ayahnya Curiga & Terkejut Lihat Mainannya Begini
Sampai akhir 2015, properti itu belum terjual.
Pada 2014, Paulette pun dikabarkan lagi sedang mengerjakan gua-guanya yang lain.
Paulette melakukan itu memang demi kecintaannya pada seni, bukan demi uang.
"Proses inilah yang saya alami, sebagian keajaiban dalam hidup saya rasakan saat membuat gua." (*)