Belum Tersebar Merata di Lampung, Layanan VCT Terkendala Tenaga Ahli

Layanan VCT baru tersedia di beberapa kabupaten/kota, antara lain Bandar Lampung, Metro, Lamteng, dan Lamsel.

Belum Tersebar Merata di Lampung, Layanan VCT Terkendala Tenaga Ahli
Ilustrasi. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Noval Andriansyah

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Keberadaan fasilitas voluntary counselling and testing (VCT) yang belum tersebar merata di Lampung, dianggap menjadi penghambat dalam penanggulangan penyebaran HIV.

Humas Dinas Kesehatan (Diskes) Lampung, Asih Hendrastuti mengakui, layanan VCT di Lampung masih terbatas.

Layanan VCT baru tersedia di beberapa kabupaten/kota, antara lain Bandar Lampung, Metro, Lamteng, dan Lamsel.

"Kabupaten lain masih tersentra di kabupaten/kota yang sudah memiliki layanan VCT," terang Asih.

Baca: Kasus Baru HIV Meningkat 131 Persen di Lampung, AIDS Turun

Pemprov, lanjut Asih, masih terkendala anggaran untuk mendirikan layanan VCT di seluruh faskes di Lampung.

Selain itu, pihaknya terkendala ketersediaan tenaga ahli.

"Dibutuhkan paling tidak satu sampai dua tenaga ahli di setiap layanan VCT. Sampai saat ini, kami berupaya menambah tenaga ahli agar bisa menambah layanan VCT," kata Asih.

Wakil Bendahara Jaringan ODHA Berdaya (JOB) Lampung, M Handrial Mapisa mengungkapkan, di Bandar Lampung, VCT telah tersedia di semua fasilitas kesehatan tingkat satu pemerintah.

Halaman
12
Tags
VCT
HIV
AIDS
Penulis: Noval Andriansyah
Editor: Ridwan Hardiansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved