Pasca Rusuh Mako Brimob, Rekaman Suara Diduga Polisi Sakaratul Maut Beredar, Begini Isinya

Masyarakat kini mempertanyakan rekaman suara yang diduga berasal dari dalam Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok

Editor: soni
Rusuh di Mako Brimob / kolase 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, DEPOK - Masyarakat kini mempertanyakan rekaman suara yang diduga berasal dari dalam Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok

Pasalnya, isi rekaman tersebut erat kaitannya dengan kerusuhan yang menewaskan enam anggota polisi.

Rekaman yang paling menyita perhatian ialah diduga suara dari terdakwa kasus bom Thamrin, Aman Abdurahman.

Di rekaman, Aman meminta agar napiter di dalam Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok untuk menghentikan kerusuhan dan menyerahkan diri.

Baca: (VIDEO) Astaga, Sudah ada JPO Kok Masih Lewat Bawah Yaa

Baca: Deretan Pernikahan Seleb yang Tak Diakui Negara, Nomor 3 Akhirnya Cerai Berantakan

 

Rekaman kedua yang beradar ialah suara dari Bripka Iwan Sarjana, polisi yang disandera saat kerusuhan terjadi.

Berikut ini transkrip lengkap dua rekaman suara yang beredar.

1. Aman Abdurahman

"Bismillahirrahmanirrahim, assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Kepada Ikhwan semua, saya Aman Abdurrahman mendengar laporan yang baru.

Laporan dari pihak Densus bahwa ada kekisruhan di tempat antum dan menurut laporan sementara itu karena urusan dunia sehingga terjadi hal-hal yang tidak sepatutnya terjadi.

Sampai saya dapat penjelasan yang sebenarnya dari pihak antum, untuk malam ini agar meredam dulu.

Dan mungkin yang bukan penghuni, agar keluar dulu dan besok lusa nanti utusan dari antum bisa minta ketemu dengan ana agar bisa menjelaskan masalah yang sebenarnya.

Karena untuk masalah urusan dunia tidak pantas terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kecuali masalah prinsipil yang tidak bisa ditolerir, baru itu dipermasalahin.

Tapi untuk lebih jelasnya, besok lusa ana bisa minta penjelasan orang yang dituakan di antara antum, Ustaz Muslih, Ustaz Alex Iskandar, atau yang lainnya.

Untuk malam ini agar meredam dulu. Agar bukan penghuni biar pada keluar dulu saja. Itu saja mungkin dari ana. Mudah-mudahan bisa dipahami karena tidak ada manfaat juga bikin keributan di kandang singa, mungkin seperti itu.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved