Alasan Burung Tidak Punya Gigi

Mengapa burung tidak memiliki gigi? Apakah itu yang menyebabkan mereka bisa sangat ringan di udara?

Editor: Yoso Muliawan
Yuri Kadobnov/AFP
Apa yang menyebabkan burung tidak memiliki gigi? 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Mengapa burung tidak memiliki gigi? Apakah itu yang menyebabkan mereka bisa sangat ringan di udara?

Apakah paruh yang tajam lebih baik sebagai alat untuk memakan cacing ketimbang rahang bergerigi seperti milik dinosaurus?

Sebenarnya, menurut penelitian terbaru, burung "merelakan" giginya untuk mempercepat penetasan telur. Hasil studi ini menentang pandangan ilmiah mengenai evolusi paruh.

Ketimbang periode inkubasi telur dinosaurus yang memerlukan waktu selama beberapa bulan, burung modern menetas dalam beberapa hari atau beberapa pekan saja.

"Hal ini karena mereka tidak perlu menunggu embrio untuk menumbuhkan gigi, sebuah proses yang bisa memakan 60% waktu inkubasi telur," papar Tzu-Ruei dan Martin Sander dari University of Bonn yang meneliti studi tersebut.

Saat di dalam telur, embrio rentan terhadap predator dan bencana alam. Namun, penetasan yang lebih cepat mampu meningkatkan peluang bertahan hidup.

Ini merupakan hal penting bagi dinosaurus maupun burung yang berkembang biak dengan cara bertelur. Berbeda dengan mamalia yang embrionya terlindung di dalam perut sang ibu.

"Menurut kami, evolusi kehilangan gigi pada burung tersebut merupakan efek samping dari seleksi alam. Yakni, agar embrio berkembang lebih cepat dalam waktu inkubasi yang singkat," tulis Yang dan Sander di jurnal Biology Letters.

Yang dan Sander menjelaskan, terobosan baru mereka ini datang dari sebuah penelitian yang terbit tahun lalu.

Penelitian tersebut menemukan fakta bahwa telur dinosaurus non-unggas membutuhkan waktu lebih lama untuk menetas. Waktunya sekitar tiga hingga enam bulan.

Setelah menganalisis garis pertumbuhan gigi dari dua fosil embrio dinosaurus, terungkap bahwa hal itu lantaran adanya pembentukan gigi yang lambat.

Penelitian lain menyimpulkan bahwa burung yang merupakan keturunan dinosaurus, kehilangan gigi untuk memperbaiki kemampuan terbangnya.

(Sumber: AFP)

Gita Laras Widyaningrum

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved