Usai Terima Dana Bagi Hasil, Pemkot Langsung Lunasi Utang Jamkeskot di Rumah Sakit

Edwin menjelaskan, tunggakan Jamkeskot tersebut merupakan tunggakan tahun 2016 dan 2017.

MoU Jamkeskot 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pemerintah Kota Bandar Lampung akhirnya melunasi utang program Jaminan Kesehatan Kota (Jamkeskot) sebesar Rp 20 miliar di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Edwin Rusli mengatakan, tunggakan Jamkeskot yang dibayar pemkot merupakan utang pemkot di sejumlah rumah sakit, termasuk yang terbesar di RSUDAM.

Baca: Terungkap! Kalapas Kalianda Bebaskan Napi Bawa PSK, Pakai HP, dan Keluar Masuk Penjara

Baca: Pedagang Kaki Lima Boleh Berdagang di Trotoar hingga Lebaran, Setelah Itu Silakan Pindah

Baca: Wow! Ada PNS Terima Rp 117 Juta Saat THR Mulai Masuk Rekening Juni Nanti

"Sementara pemkot sudah tidak memiliki utang Jamkeskot karena sudah kami bayar. Terakhir kami mempunyai utang Jamkeskot di Rumah Sakit Abdul Moeloek. Tapi sudah kami bayarkan lunas karena pemkot dapat kucuran dana bagi hasil (DBH)," kata Edwin, Kamis (24/5/2018).

Edwin menjelaskan, tunggakan Jamkeskot tersebut merupakan tunggakan tahun 2016 dan 2017.

Bahkan, kata Edwin, tunggakan Jamkeskot untuk triwulan pertama 2018 yang mencapai Rp 2,2 miliar sudah dibayarkan.

Saat ditanya terkait utang Jamkeskot di rumah sakit swasta, Edwin mengatakan, pemkot tidak ada utang di rumah sakit swasta.

Dijelaskannya, setiap tahun Pemkot Bandar Lampung menganggarkan dana Rp 50 miliar untuk anggaran Jamkeskot.

Namun, dari jumlah tersebut tidak semuanya terpakai karena maksimal biasanya hanya sekitar Rp 20 miliar sampai Rp 30 miliar.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bandar Lampung Trisno Andreas membenarkan bahwa hampir semua uang DBH yang dikucurkan Pemprov Lampung sudah dibayarkan untuk utang Jamkeskot.

"Ya DBH kemarin untuk bayar utang Jamkeskot di RSUDAM, sekitar Rp 20 miliar," kata Trisno.

Baca: Sehari Sebelum Beraksi, Satpam Temukan Kejanggalan pada ABG Pelaku Bom Bunuh Diri

Baca: Kisah Tragis Nirbhaya, Korban Pemerkosaan Paling Brutal di India

Trisno mengatakan, hingga saat ini DBH yang belum dibayarkan oleh Pemerintah Provinsi Lampung mencapai sekitar Rp 87 miliar.

Karena dari nilai total tunggakan sebesar Rp 119 miliar, yang sudah dicicil bayar sebesar Rp 37 miliar.(*)

Penulis: Romi Rinando
Editor: nashrullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved