Dituduh Bawa Linggis, Astri Bersumpah Itu Satpam PT KAI

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre IV Tanjungkarang menuding ada sekelompok orang yang merusak aset di Jalan Duku Pasir Gintung

Dituduh Bawa Linggis, Astri Bersumpah Itu Satpam PT KAI

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre IV Tanjungkarang menuding ada sekelompok orang yang merusak aset di Jalan Duku Pasir Gintung, Bandar Lampung, dengan membawa linggis.

Hal ini pun ditampik oleh Astri warga Pasir Gintung yang melihat secara langsung melalui jendela rumahnya.

"Saya melihat langsung, jam setengah sembilan, petugas PT KAI membongkar rumah itu dengan membawa linggis, bukan warga," tegasnya dalam forum saat mengadukan perihal tudingan pembongkaran aset, Rabu 4 Juli 2018.

Baca: Begini Magnetnya Nissa Sabyan Gambus, Sudah Tepar Pingsan Masih Dikejar-kejar Fans

Baca: VIDEO - Bakso Balong Metro, Kaldu Sapinya Bikin yang Menyantap Merem Melek

Astri menyebutkan awalnya ada dua petugas yang datang, kemudian datang lagi hingga akhirnya ramai di sekitar lahan sengketa tersebut.

"Saya melihat jelas, dua orang diminta mengambil linggis di depan lahan sengketa, memang di depan lahan itu ada pos satpam, dan yang membawa linggis satpam bukan warga, dan bahkan anak saya sempat memfoto tidak memvidio," ucapnya berulang-ulang.

Tak cukup disitu, Kepala Lingkungan I Pasir Gintung Alimin mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap PT KAI, dikarenakan apa yang dilakukan perusahan BUMN ini berusaha melangkahi tugasnya.

"Saya tidak puas ke PT KAI, karena apa yang dilakukan oleh PT KAI tidak ada konfirmasi, seperti kemarin waktu pengukuran, mereka tiba-tiba saja tidak ada pemberitahuan sebelumnya," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, salah satu aset PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre IV Tanjung Karang di Jalan Duku Pasir Gintung yang sebelumnya sempat bersengketa diserbu dan dirusak oleh puluhan orang tak dikenal, Selasa, 3 Juli 2018.

Akibatnya, pagar pembatas dan plang bertuliskan aset PT KAI Divre IV Tanjung Karang rusak dihancurkan oleh puluhan orang yang tak dikenal.

Wakil Deputi Kepala Divisi Regional IV PT KAI Divre VI Tanjung Karang Asdo Artriviyanto mengatakan peristiwa ini terjadi sekitar pukul 10.20 wib pagi tadi.

"Awalnya ada petugas kami yang hendak melaksanakan tugasnya untuk mengukur lahan, disekitar area tersebut," ucapnya saat dilokasi.

Namun lanjutnya, tiba-tiba ada puluhan orang datang dan mengancam beberapa petugas PT KAI yang sedang melaksanakan tugasnya.

"Kira-kira ada 30 orang, ya mengancam pakai kata-kata kasar, kami tidak tahu mereka siapa, jelas petugas kami merasa terancam dan mundur, kemudian lapor ke kantor, kami teruskan ke pihak berwajib," sebutnya.

Penulis: hanif mustafa
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved