Berita Video Tribun Lampung

VIDEO - Nikmati Pemandangan Indah dari Bukit Pandang Pulau Mengkudu

Pulau kekinian yang tengah naik daun sejak 2015 ini, memang terdengar indah. Air lautnya yang hijau dan biru tosca, pasir putih di sepanjang pantai.

Laporan Reporter Tribun Lampung Dennish Prasetya

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID , BANDAR LAMPUNG - Pulau-pulau Indonesia memiliki keindahan yang berbeda. Namun jika di satu pulau kita bisa mengeksplorasi banyak hal yang dijanjikan pulau lain, bukankah akan semakin menambah keingintahuan kita untuk mengunjunginya? Itulah salah satu kelebihan Pulau Mengkudu.

Untuk menuju ke kampung terdekat dari Pulau Mengkudu, Desa Kunjir, dengan menyewa kendaraan lokal. Selanjutnya kami bersiap ke Pulau Mengkudu. Jaraknya kurang lebih 30 menit jika kondisi cuaca memungkinkan.

Baca: VIDEO - Mirip Kwetiaw Goreng, Pad Thai Khas Thailand Punya Rasa Unik nan Menggoda

Menyeberang ke pulau kecil tersebut, kami naik jukung (perahu kecil ramping deng sayap bambu di kanan-kiri badan perahu). Perahu di Lampung, tidaklah seperti kebanyakan perahu di Pulau Seribu yang bermuatan 15-25 orang. Jukung berukuran kecil dan hanya bermuatan maksimal 8 orang.

Baca: Kondisi Terkini Putra Marcella Zalianty yang Sakit Tumor Otak Diungkap Lewat Video Ini

Saat  tiba di Pulau Mengkudu yang ternyata ada pasir timbul menghubungkan dua pulau di sana. Pulau Mengkudu dan Pulau Sumatera yang bertemakan Cinta, berada di depannya.

Pulau kekinian yang tengah naik daun sejak 2015 ini, memang terdengar indah. Air lautnya yang hijau dan biru tosca, pasir putih di sepanjang pantai sekaligus penghubung pulau, rindangnya pepohonan yang ada, menambah deretan pulau wajib kunjung. Semua itu akan terlihat seindah pandangan mata, bila langit dan cuaca tentu mendukung penuh perjalanan.

Pasir di sepanjang lekuk pantai ini tergolong putih. Mendekati air di bibir pantai, pasir akan membenamkan kaki diantara buih ombak yang merapat. Sebuah papan sederhana bercat merah bertuliskan Pulau Mengkudu terlihat jelas di hadapan. Sedangkan di sebelahnya tertulis, Pohon Cinta 50 meter.

Banyak bale-bale tempat beristirahat di pantainya. Memang kondisinya tidaklah seratus persen baik. Kayu menjadi abu keputihan, tanda telah lama bale-bale itu berjemur di panas matahari. Sebuah warung berisikan makanan ringan dan minuman tersedia disana. Harganya relatih murah. Berkisar 2 ribu hingga 5 ribu umtuk minuman, demikian pula makanan.

Awalnya dulu di pulau ini terdapat pohon mengkudu dengan daun yang lebar. Sekarang, jangankan melihat, tercium aroma buahnya saja tidak.

Penulis: dennish prasetya
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved