Piala Dunia 2018

LIVE STREAMING Piala Dunia Prancis vs Belgia - Tandukan Umtiti Bawa Keunggulan Prancis 1-0

Prancis sementara unggul 1-0 lewat sundulan Samuel Umtiti yang memanfaatkan sepak pojok yang dieksekusi Antoine Griezmann.

LIVE STREAMING Piala Dunia Prancis vs Belgia - Tandukan Umtiti Bawa Keunggulan Prancis 1-0
Prancis vs Belgia 2 

Khusus untuk Piala Dunia 2018, Telkomsel menyediakan paket kuota VideoMAX 30 GB dengan harga Rp 10 di aplikasi MAXstream.

Nantinya, pengguna bisa log-in melalui nomor ponsel dan sosial medianya.

2. Indosat

Pelanggan Indosat Ooredoo bisa mengakses KLIKtv.com dari perangkat mobile.

Untuk bisa menikmati seluruh 64 pertandingan Piala Dunia 2018, pengguna harus berlangganan dulu ke Kliktv.com dengan menggunakan e-wallet UNIPIN, di mana top up serta transaksinya bisa menggunakan pulsa IM3 Ooredoo.

Tak hanya siaran langsung saja, melalui klixtv.com pengguna juga bisa menikmati siaran tunda yang bisa diakses kapan saja.

Program informasi khusus Piala Dunia juga dihadirkan di klixtv.com.

Pelangan IM3 Ooredoo yang berlangganan Paket Unlimited YouTube juga bisa mengakses kanal YouTube resmi FIFA TV.

Paket Unlimited YouTube mulai dari Rp 5.000 yang aktif selama tiga hari, dan Paket Unlimted YouTube bulanan bisa langsung digunakan tanpa perlu registrasi.

3. XL

Pelanggan kartu prabayar XL bisa menonton aksi dari tim kesayangannya di lapangan hijau tanpa kuota internet melalui aplikasi video KLIX yang bisa diunduh di Google Play Store.

Untuk menikmati pertandingan Piala Dunia di KLIX, pelanggan harus berlangganan terlebih dahulu.

Paket berlangganan seharga Rp 49.000, dapat digunakan untuk menikmati pertandingan selama periode 8 Juli 2018 hingga final.

Paket kedua Rp 75.000 bisa dinikmati untuk mengakses pertandingan periode 28 Juni-7 Juli.

Ada pula paket ketiga Rp 99.000 untuk periode pertandingan 13-27 Juni, serta paket satu bulan dengan harga normal.

Paket terakhir seharga Rp 88.000, akan memberikan akses selama periode 7-12 Juni.

XL menerapkan batas pemakaian wajar kuota (FUP) sebesar 5 GB per hari.

Setelah batas tersebut, kecepatan akses menjadi 64 Kbps.

CARA GRATIS TAK RESMI

Dengan penonton yang sangat banyak dan sebagian tak terkomodir melalui tayangan TV berantena, TV berbayar, maupun Live Streaming operator selular, banyak bermunculan situs-situs yang juga menayangkan pertandingan Piala Dunia, namun cara tersebut dikategorikan ilegal.

Beberapa situs yang dipantau menayangkan pertandingan Piala Dunia tidak menggunakan prosedur resmi, melainkan me-relay dari stasiun TV luar negeri, dan dapat disaksikan di HP atau tablet atau komputer desktop, antara lain:

1. Situs TV Bersama

Situs ini bisa diakses pada jam-jam pertandingan dengan meng-klik ALAMAT INI. Situs ini sudah beroperasi sejak lama dengan merelay tiga tayangan staisun TV luar negeri, namun entah mengapa sampai sekarang masih bebas beroperasi.

2. Situs SkyTV

Sama dengan situs tvbersama, situs ini juga menayangkan pertandingan Piala Dunia dengan me-relay staisun TV Luar Negeri. Bagi pihak yang ingin mengecek, bisa meng-klik ALAMAT INI

3. Situs TV Piala Dunia

Situs ini juga merelay siaran pertandingan Piala Dunia , termasuk dengan merelay tayangan resmi TransTV. Jika ingin mengecek siaran tayangan Piala Dunia di website ini, bisa meng-klik ALAMAT INI.

FINAL DINI: ULASAN M NIGARA

Terkait pertandingan semifinal antara Perancis vs Belgia, wartawan senior olahraga, M Nigara, menurunkan tulisan berikut ini, seperti dikutip dari Tribunnews.com.

PRANCIS juara baru? Itu judul tulisan saya (1/7) di Tribunnews.com selepas mengandaskan Argentina 4-2 di babak 16 besar piala dunia Rusia. Memang terlalu dini, tapi instink saya begitu bulat.

Begutu juga dengan Belgia. Meski RBFA (Royal Belgia Football Association) tidak sebesar Brasil, keyakinan saya Romelu Lukaku dan kawan-kawan bisa mengatasi Neymar cs.

Padahal Belgia bukanlah tim yang difavoritkan. Prestasi tertingginya di piala dunia menempati posisi ke-4 tahun 1986.

Saat itu, di semifinal Belgia kalah 2-0 dari Argentina. Dan saat bertemu Prancis yang juga kalah di semifinal 2-0 dari Jerman Barat, Enzo Scifo dan kawan-kawan dikandaskan trio Prancis: Michel Platini, Jean Tigana, dan Alain Giresse 4-2. Selebihnya Belgia hanya dua kali lolos dari 16 besar dan sekali bisa mencapai quarter final.

Sebaliknya, Prancis selain mampu menjadi juara dunia tahun 1998, tim ayam jantan itu sekali menjadi runner up (2006), dua kali menempati posisi ke-3(1958 dan 1986), juga dua kali mencapai quarter final (1938 dan 2014).

Tidak hanya itu, Prancis di era Zinedine Zidane mampu mengawinkan gelar piala dunia dan piala eropa (2000). Sebelumnya, Platini (1984) juga mampu merebut piala eropa.

Diajari

Meski sama-sama tidak di favoritkan di laga quarter final, Prancis dan Belgia bukan hanya mampu memetik kemenangan atas Uruguay dan Brasil. Prancis menekuk Uruguay 2-0 serta Belgia menghantam Brasil 2-1.

Kedua tim mampu mempertontonkan permainan indah. Keduanya dengan kepercayaan diri para pemainnya yang sangat tinggi, memperlihatkan kombinasi permainan klasik dan memeragakan speed and power yang luar biasa. Akurasi passing, intercept yang tepat.

Baik.Prancis yang berlaga di stadion Nizhny Novgorod maupun Belgia yang mentas di Kazan Arena, sama-sama tampil seperti dua super tim.

Padahal Uruguay dengan dua bintang di dada bukan tim yang jelek. Apalagi Brasil yang menyandang lima bintang di dada (5 kali juara dunia) justru diprediksi akan mampu merebut bintang untuk ke-6 kali.

Tapi tadi malam seluruh kehebatan mereka rontok. Uruguay dan Brasil seperti diajari bagaimana bermain bola dengan baik dan benar. Mereka diajari kapan harus masuk dan keluar. Kapan harus menekan kapan harus mendelay permainan.

Final dini

Melihat kedua tim, saya yang sejak melihat laga pertama Prancis dan Belgia meyakini keduanya akan mampu mencapai final, harus tertahan karena keduanya bertemu fi semifinal. Ya, saya tak ragu untuk menyebut laga Rabu (11/7) adalah final dini.

Idealnya Prancis dan Belgia bertemu di final. Tapi, karena posisi pembagian grup membuat keduanya sudah harus bertemu di semifinal itu.

Seperti prediksi awalnya di atas, maka Prancis yang akan lolos ke final untuk berhadapan dengan Inggris. Meski tim yang dikapteni Harry Kane itu baru akan bertarung dengan Swedia nanti malam, namun keyakinan saya mengatakan begitu.

Inggris sendiri di semifinal masih harus berhadapan dengan pemenang Rusia vs Kroasia. Tapi, siapa pun pemenangnya (saya melihat Rusialah yang akan mencapai semifinal) prediksi saya akan kandas di tangan Inggris.

Piala dunia kali ini bagi saya tidak banyak kejutan. Betul tim-tim unggulan seperti: Jerman (juara bertahan), Brasil (5 gelar), Argentina (2 gelar), Uruguay (2 gelar) Spanyol (1 gelar), dan Portugal (tanpa gelar) sudah rontok, bagi saya itu bukan kejutan.

Diskusi saya dengan mantan Ketua Umum PSSI, La Nyalla sesaat sebelum laga piala dunia dimulai, sudah meyakini bahwa Prancis, Belgia, Inggris, dan Kroasia akan melaju hingga semifinal. Kalau pun ada perbedaan hanya pada Rusia (versi La Nyalla), Spanyol (versi saya).

Untuk itu, inilah piala dunia terindah khususnya bagi saya.
Bravo sepakbola dunia...
Indonesia juga dong...

*M.Nigara, Wartawan Sepakbola Senior Peliput Dua Piala Dunia 1990, 94

Editor: soni
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved