Mendekati Idul Adha 2018, Niat Puasa Tarwiyah dan Niat Puasa Arafah serta Keutamaannya
Pada kalender masehi tahun ini, Hari Raya Idul Adha 2018 diperkirakan jatuh pada 22 Agustus.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Tak terasa, Hari Raya Idul Adha 2018 semakin dekat. Hari Raya Idul Adha jatuh setiap tanggal 10 Dzulhijjah.
Pada kalender masehi tahun ini, Hari Raya Idul Adha 2018 diperkirakan jatuh pada 22 Agustus.
Walau begitu, kepastian penetapan Hari Raya Idul Adha 2018 masih harus menunggu sidang isbat, yang akan digelar Kementerian Agama.
Hari Raya Idul Adha juga dikenal dengan Hari Raya Haji.
Karena saat itu, kaum muslimin yang sedang menunaikan ibadah haji, sedang melaksanakan rukun haji yang utama, yaitu wukuf di Arafah.
Baca: Jelang Idul Adha 2018, Niat dan Tata Cara Salat Ied
Selain itu, Hari Raya Idul Adha juga dinamakan Idul Kurban.
Umat muslim diberi kesempatan mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan melaksanakan kurban.
Jelang Idul Adha 2018, umat muslim sebaiknya mengetahui ibadah sunah yang dianjurkan untuk dilakukan.
Satu di antaranya adalah puasa Arafah.
Niat Puasa Arafah
Puasa Arafah dilakukan satu hari sebelum Hari Raya Idul Adha.
Puasa sunah tersebut dilakukan pada tanggal 9 Dzulhijjah.
Pada tanggal tersebut, umat muslim yang melaksanakan ibadah haji, sedang melakukan wukuf di padang Arafah.
Sedangkan, umat muslim yang tidak berhaji, dianjurkan untuk berpuasa.
Adapun, niat puasa Arafah sebagai berikut.
Baca: Jelang Idul Adha 2018, Sapi Limosin Akan Ditawarkan ke Presiden Jokowi buat Hewan Kurban
"Nawaitu shauma 'arafata sunnatan lillahi ta'ala."
Artinya, "Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah Ta'ala."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/puasa-senin-kamis_20171115_171449.jpg)