Gandeng Pemkab Lampung Tengah, Mahkamah Agung Gelar Operasi Katarak dan Hernia

Gandeng Pemkab Lampung Tengah, Mahkamah Agung Gelar Operasi Katarak dan Hernia

Gandeng Pemkab Lampung Tengah, Mahkamah Agung Gelar Operasi Katarak dan Hernia
Tribun Lampung
Wabup Lampung Tengah, Loekman Djoyosoemarto ditemani perwakilan dari Mahkamah Agung RI dan pihak sponsor, berbincang dengan warga yang ikut kegiatan operasi Katarak dan Hernia, Minggu, 29 Juli 2018. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, GUNUNGSUGIH - Mahkamah Agung (MA) RI menggandeng Pemkab Lampung Tengah, menggelar bakti sosial operasi hernia dan katarak, Minggu (29/7).

Tujuan dari kegiatan tersebut adalah membantu masyarakat kurang mampu.

Baca: Saksikan Live Streaming Piala AFF U-16 2018, Siaran Langsung Timnas U-16 Indonesia Vs Filipina

Pada acara ini, MA dan Pemkab Lamteng mengoperasi 257 penderita katarak dan 37 orang mendapat layanan operasi hernia.

Direktorat Jendral (Dirjen) Peradilan MA RI, Heri Swantoro di sela kegiatan mengatakan, bhakti sosial yang digelar menggandeng Arya Nobel selaku sponsor kegiatan operasi katarak dan hernia.

"Kami pilih operasi katarak dan hernia berdasarkan penyakit yang banyak diderita masyarakat di sini. Kami juga berterimakasih karena Pemkab Lamteng memfasilitasi acara dan juga memberikan bantuan tenaga medis," kata Heri Swantoro.

Dr. Andreas perwakilan Arya Nobel mengatakan, bakti sosial dilakukan rutin ke seluruh Inronesia. Kegiatan itu dilakukan melalui pengelolaan dana CSR yang dikelola, serta menggandeng MA RI dan pemkab melalui tenaga medisnya di seluruh kabupaten/kota.

"Tidak hanya kegiatan oeprasi katarak dan hernia. Hari ini juga (kemarin) kami menggelar kegiatan donor darah, dan pemasangan implan serta IVA," ujar dr. Andreas.

Wakil Bupati (Wabup) Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto mengatakan, acara bakti sosial oleh MA RI, sangat membantu masyarakat terutama penderita katarak dan hernia di kabupaten tersebut.

"Atas nama Pemkab Lamteng kami berterimakasih, karena banyak masyarakat penderita penyakit hernia dan katarak khususnya masyarakat kurang mampu yang terbantu," jelas Loekman Djosoemarto.

Penulis: syamsiralam
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved