Jawaban Diskes Lampung Soal Pro-kontra Imunisasi MR

Tetapi, apabila orangtua akan menunggu dulu fatwa MUI, maka kami pun tidak memaksa.

Jawaban Diskes Lampung Soal Pro-kontra Imunisasi MR
Tribunlampung/Perdi
Ratusan anak melakukan imunisasi campak rubella secara serentak di Indonesia di SD Al-Kautsar, Rabu, 1 Agustus 2018. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Noval Andriansyah

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Pemberian imunisasi campak measles dan rubela (MR) diwarnai pro dan kontra. Meski begitu, kondisi itu tidak memengaruhi jalannya proses pemberian vaksin kepada anak-anak.

Beberapa sekolah di Bandar Lampung terus menjalankan pemberian vaksin kepada anak-anak.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana melalui Humas Diskes Lampung Asih Hendrastuti mengatakan, Diskes terus memantau perkembangan kegelisahan yang ada di masyarakat Lampung terkait pro dan kontra imunisasi MR.

Baca: Belum Ada Fatwa MUI, Diskes Tak Paksakan Siswa Imunisasi MR

“Hingga saat ini kami belum mendapatkan surat resmi dari MUI Lampung tentang imbauan tersebut (imbauan menunda pelaksanaan kampanye imunisasi MR),” kata Reihana dalam siaran persnya kepada Tribunlampung.co.id, Kamis, 2 Agustus 2018.

Hal tersebut disampaikan Reihana menanggapi pernyataan Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lampung Munawir yang mengimbau masyarakat Lampung untuk menunda imunisasi MR sampai sertifikat kehalalannya diterbitkan MUI Pusat.

“Namun, karena kegiatan ini adalah agenda nasional. Bagi orangtua yang bersedia anaknya diimunisasi, maka jajaran kami siap memberikan pelayanan. Tetapi, apabila orangtua akan menunggu dulu fatwa MUI, maka kami pun tidak memaksa,” kata Reihana.

Baca: Imunisasi Campak Rubella, Guru SMPN 7: Mayoritas Orangtua Siswa Mengizinkan

Reihana pun menginstruksikan kepada jajaran kesehatan di kabupaten/kota se-Lampung untuk tetap semangat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Lampung sambil menunggu pengarahan dari menteri kesehatan.

“Saat ini Diskes Lampung juga melakukan koordinasi dengan Kementerian Agama Wilayah Lampung untuk membantu pelaksanaan kampanye imunisasi MR di sekolah yang masuk dalam binaan Kemenag Lampung,” tandas Reihana. (*)

Penulis: Noval Andriansyah
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved