VIDEO: Ternyata Membuat Emping Itu Tak Sulit
Selanjutnya tangkil disangrai dengan pasir sampai agak lunak. Setelah itu baru ditumbuk hingga pipih.
Penulis: Tri Yulianto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Laporan Reporter Tribun Lampung Tri Yulianto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Usaha emping ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Begitulah yang dialami perajin emping di Pekon Kagungan, Kecamatan Kota Agung Timur.
Menurut Siti, salah satu perajin emping, usaha yang dilakukan ini cukup mudah. Bahkan, ia mengaku membuat emping sebagai usaha sambilan.
"Kalau saya cuma sambilan. Nggak buat banyak-banyak. Sebab, sekarang pasarannya biasa. Kalau mau Lebaran baru banyak yang minta," ujar Siti, Minggu, 5 Agustus 2018.
Baca: Ada Industri Rumahan Penghasil Terasi Rebon dan Emping Cuplis di Lampung
Siti menjelaskan, bahan baku pembuatan emping adalah buah tangkil yang sudah dikupas kulitnya. Tangkil dibelinya seharga Rp 6.000 per kg. Siti biasa membeli sedikitnya 2 kg tangkil untuk membuat emping.
Selanjutnya tangkil disangrai dengan pasir sampai agak lunak. Setelah itu baru ditumbuk hingga pipih. Setiap satu emping biasanya digabung empat buah tangkil.
Baca: Bubur Gurih Bertabur Suwiran Ayam, Cakwe dan Emping
Dari 2 kg tangkil tersebut, Siti bisa menghasilkan 1 kg emping. Ia menjualnya seharga Rp 45 ribu per kg.
Jika menjelang Idul Fitri, permintaan emping bisa mencapai 25 kg per hari. Namun, di luar itu permintaan emping tetap ada. (*)