Riana Terkejut Lihat sang Ayah Tergantung di Plafon Kamar Mandi
Pada Juli 2018 lalu, ia pernah mencoba mengakhiri hidupnya dengan cara menceburkan diri ke dalam sumur.
Penulis: anung bayuardi | Editor: Daniel Tri Hardanto
Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, ABUNG SELATAN - Ponijan (47), warga Widodo Payung RT 001, RW 001 Desa Abung Jayo, Kecamatan Abung Selatan, Lampung Utara, ditemukan tewas gantung diri, Jumat, 10 Agustus 2018 sekitar pukul 05.00 WIB.
Mayat korban kali pertama ditemukan oleh Riana Dewi, anaknya. Saat itu Riana hendak ke kamar mandi.
Alangkah terkejutnya Riana ketika melihat ayahnya sudah dalam kondisi tergantung di kayu plafon kamar mandi. Lehernya terikat kain selendang warna merah.
Baca: Warga Digegerkan Penemuan Mayat di Kebun Bonsai
Riana pun langsung membangunkan ibunya, Wagini, dan suaminya, Susanto.
"Anaknya (Riana) langsung bangunkan ibunya dan suaminya ketika tahu ayahnya menggantung di kayu plafon kamar mandi," jelas Kapolsek Abung Selatan Iptu Zulkarnain.
Kemudian Susanto memanggil tetangga sekitar untuk meminta bantuan menurunkan Ponijan. sementara warga lainnya melapor ke Polsek Abung Selatan.
Menurut keterangan keluarga, lanjut Zulkarnain, korban nekat mengakhiri hidupnya diduga karena frustrasi. Dalam tiga bulan terakhir, korban mengeluhkan sakit pada bagian lambung.
Baca: Tetangga Lihat Hal Ganjil Ini Sebelum Polwan Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumahnya
"Pada malam harinya, Ponijan mengeluh sakit juga pada leher dan pernapasan, dan sempat berkata titip anak-anak," jelasnya.
Sebelumnya, korban sempat berniat bunuh diri dua kali. Pada Juli 2018 lalu, ia pernah mencoba mengakhiri hidupnya dengan cara menceburkan diri ke dalam sumur. Namun, tindakannya dapat diketahui oleh keluarga. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/gantung-diri_20180810_102251.jpg)