Kontroversi Rubella, Munawir Tunggu Fatwa MUI Pusat

Munawir mengatakan, ia pun mendapatkan informasi yang beredar terkait vaksin MR yang diduga mengandung unsur nonhalal

Penulis: Noval Andriansyah | Editor: soni
Tribunlampung/Perdi
Ratusan anak melakukan imunisasi campak rubella secara serentak di Indonesia di SD Al Kautsar, Rabu 1 Agustus 2018. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Noval Andriansyah

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Ketua Komisi Fatwa MUI Lampung Munawir mengungkapkan, sejauh ini belum ada informasi resmi yang dikeluarkan oleh Komisi Fatwa MUI pusat. Munawir mengatakan, ia pun mendapatkan informasi yang beredar terkait vaksin MR yang diduga mengandung unsur nonhalal dan sudah disampaikan oleh Komisi Fatwa MUI pusat.

“Kami sudah dapat informasi itu. Tetapi sejauh ini masih simpang siur. Berdasarkan statemen Ketua Komisi Fatwa MUI pusat pada awal Agustus lalu, sampai saat ini penerbitan fatwa atas vaksin MR masih dalam proses,” kata Munawir, Senin 20 Agustus 2018.

Baca: Rubella Diduga Nonhalal, Kata Diskes Belum Ada Penjelasan dari MUI

Oleh karena itu, Munawir mengatakan, pihaknya tidak ingin berspekulasi dengan mengeluarkan statemen apapun.

“Pada prinsipnya kami tetap menunggu hasil dari pusat. Rencananya lusa (22 Agustus 2018) itu akan ada rapat terkait itu (vaksin MR). Jadi kita tunggu hasilnya,” ucap Munawir.

Baca: Empat Madrasah Tunda Imunisasi Rubella, Diskes Lampung Persilakan

Dinas Kesehatan (Diskes) Lampung tetap berpegangan kepada surat edaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tentang imunisasi campak dan rubella.

Humas Diskes Lampung Asih Hendrastuti mengatakan, sejauh ini belum ada informasi lebih lanjut dari Kemenkes terkait hal tersebut. Menurut Asih, berita yang beredar terkait vaksin campak dan rubella mengandung unsur nonhalal, belum ada penjelasan dari Kemenkes dan MUI.

“Pada prinsipnya kami masih berpegang pada edaran Kemenkes. Sejauh ini belum ada penjelasan lebih lanjut dari Kemenkes. Kami masih tunggu itu (penjelasan Kemenkes),” kata Asih, Senin 20 Agustus 2018.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved