Tunggangi Viar Vortex 250, Pria Ini Berniat Kibarkan Merah Putih di Himalaya

Dalam ekspedisi ini, Gunadi akan melakukan perjalanan antarnegara dengan menempuh jarak 15 ribu kilometer selama 70 hari.

Penulis: Ana Puspita Sari | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribun Lampung/Ana Puspita Sari
Rider Viar Solo Riding Jakarta-Himalaya Gunadi (tengah) bersama Area Marketing Viar Motor Sumatera Agus Prasetyo (kiri) dan owner diler Berkat Anugrah Hariyanto, Senin, 27 Agustus 2018. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Ana Puspita Sari

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Viar Solo Riding Jakarta-Himalaya menggunakan Viar Vortex 250 singgah di Lampung. Rider dalam perjalanan ini, Gunadi yang merupakan ketua komunitas Freeriders, sampai di diler Viar Motor Cabang Lampung, Senin, 27 Agustus 2018.

Gunadi mengatakan, suatu kebanggaan baginya mendapatkan kesempatan berkendara menggunakan produk anak bangsa. Ia menambahkan, Viar Vortex 250 yang tangguh di segala medan ini sudah memiliki semua aspek yang harus ada pada motor yang digunakan untuk adventure, mulai dari ketahanan, ketangguhan, dan daya tahan.

"Di awal perjalanan saya dari Jakarta ke Bandar Lampung tidak ada masalah. Tarikannya oke, akselerasi cukup bagus, dan yang pasti penggunaan bahan bakarnya tergolong irit untuk motor kelas dual purpose," jelasnya.

Gunadi menambahkan, Viar Vortex 250 sudah dilengkapi dengan standar safety riding, perlengkapan lain seperti boks pada bagian belakang hingga samping kanan dan kiri.

Baca: Viar Lampung Berikan Servis Gratis Satu Kali Selama Dua Hari

Himalaya dipilih sebagai tujuan dari ekspedisi ini karena rutenya menyajikan medan yang sangat beragam, mulai dari jalan aspal, tanah, batu hingga salju untuk membuktikan performa Viar Vortex 250.

Dalam ekspedisi ini, Gunadi akan melakukan perjalanan antarnegara dengan menempuh jarak 15 ribu kilometer selama 70 hari. Ia dijadwalkan tiba di Himalaya untuk mengibarkan bendera Merah Putih pada peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2018.

Dengan tema aksi keselamatan jalan, pelestarian lingkungan hidup dan persahabatan antarbangsa, tujuan perjalanan lintas negara ini untuk memperkenalkan keberagaman adat dan budaya masyarakat Indonesia.

Perjalan seorang diri menuju Himalaya ini akan dimulai dengan rute keberangkatan dari Jakarta  menuju Pelabuhan Tanjung Balai Asahan, Sumatera. Lalu dilanjutkan menyeberang menuju Pelabuhan Klang Malaysia, diteruskan melintasi Kota  Kuala Lumpur  hingga menembus negara Thailand-Myanmar-Nepal, dan India.

Baca: Rider Viar Jelajah Indonesia Sampai di Lampung 28 September

Dari New Delhi, perjalanan menuju Himalaya melalui rute Candigarh-Srinagar-Leh-Khardungla Pass-Pangong Lake-Manali-Dangerous Road  dan kembali ke  New Delhi.

Sementara itu, Area Marketing Viar Motor Sumatera Agus Prasetyo mengatakan, Viar Vortex 250 merupakan sepeda motor bergenre dual purpose yang didesain untuk penggunaan di beragam kondisi jalan.

Kendaraan yang hadir dalam warna merah dan silver ini menggunakan mesin satu silinder 249,6 cc 4 valve SOHC berpendingin cairan. Viar Vortex 250 sanggup menghasilkan tenaga 18,5 kw pada 9.000 rpm dengan torsi  sebesar 22,5 nm pada 7.000 rpm.

Sistem suspensi depan Viar Vortex 250 menggunakan jenis upside down sedangkan pada bagian belakang menerapkan supensi model monoshock unitrack untuk memberikan kenyamanan berkendara.

Sebagai kendaran dual purpose, Viar Vortex 250 dilengkapi dengan fitur multifungsi untuk menunjang kemudahan beraktivitas seperti perpaduan model digital dan analog pada panel spidometer, soket USB dan GPS.

Baca: Penjualan Viar 2013 Ditargetkan 1.500 Unit

Lampu  utama menggunakan LED dilengkapi dengan projector. Begitu juga dengan lampu sein dan lampu stop sudah mengaplikasikan lampu LED.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved