Pengembangan Obyek Wisata Disporapar Lampura Tunggu Ripparda

Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Lampung Utara tengah menyiapkan Rencana Induk Pengembangan Pariwisataan Daerah (Ripparda)

Penulis: anung bayuardi | Editor: Reny Fitriani
Ilustrasi - Bendungan Way Rarem di Desa Pekurun. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Lampung Utara tengah menyiapkan Rencana Induk Pengembangan Pariwisataan Daerah (Ripparda), dalam upaya melalukan pengembangan terhadap obyek-obyek wisata.

Kepala Dinas pemuda olahraga, pemuda dan pariwisata kabupaten Lampung Utara, Ilham Akbar mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap obyek wisata yang ada di Kabupaten setempat dan tengah mengkoordinasikan untuk realisasi Ripparda guna melancarkan upaya pengembangan terhadap sektor pariwisata.

Baca: Kejari Lampura Gelar Sertijab dan Pisah Sambut Kasi Pidsus

"Kita sedang melakukan pendataan terhadap obyek wisata yang ada seperti pada arum jeram yang ada di Desa Sri Bandung, Kecamatan Abung Tengah, air terjun Way Klawas, di Desa Pekurun Barat. Selain itu kita tengah menggodok Ripparda untuk upaya kelancarannya," kata Ilham Akbar, Selasa (4/9).

Langkah-langkah Dispora kedepan, lanjutnya, akan mengadakan kegiatan pembuatan kegiatan-kegiatan yang fokus kepada pariwisata-pariwisata untuk mempromosikan obyek wisata yang ada.

Baca: Anggun C Sasmi Curhat Sering Tak Dianggap Orang Indonesia, Najwa Shibab Mau Menangis Bicara Ayah

Karena menurutnya, salah satu upaya dalam perencanaan pihaknya kedepan akan melakukan rehap atau bantuan mengadakan alat pendukung pada obyek wisata yang ada, namun saat ini pihanya tengah melakukan penggodokan terhadap ripparda untuk kelancaran semua rencana tersebut.

"Rencana kita banyak setelah repalda itu ada, dari rencana pengajuan perbaikan sampai pada bantuan alat pendukung di lokasi wisatanya seperti bantuan perosotan atau ayunan dan mengadakan sarana prasarana lainnya," lanjutnya.

Ditambahkannya, saat ini Dispora tengah menunggu realisasi ripparda agar semua rencana dalam program pariwisata itu dapat berjalan lancar.

"Yang pasti obyek wisata ini akan diprioritaskan, mulai dari protenk market, guna mendongkrak anggaran dana untuk perbaikan atas semua obyek wisata yanh ada termasuk untuk Bendungan Way Rarem dan Way Tebabeng," katanya.

Dikatakanya, harapan Dispora rippalda tersebut dapat segera terealisasi meaki belum bisa di tahun 2018 ini minimal pada tahun 2019 menadatang.

Dijelaskannya, saat ini obyek wisata yang di Kabupaten Lampung Utara ada 28 tempat yang berada dikecamatan-kecamatan.

Seperti yang ada di Kecamatan Kotabumi Utara saat ini obyek atau potensi wisata itu adanya bendungan Tirta Sinta dan bendungan Way Merah yang ada di Desa Wonomarto.

Obyek wisata lainnya ada di Kecamatan Blambangan Pagar, Desa Jagang adanya Bendungan Way Tebabeng, di Kecamatan Abung Tinggi adanya Air Terjun curup di Dusun 3 Talang Indah, Desa Sukamaju.

Di Kecamatan Sungkai Barat, ada air terjun Curup Se-Lampung, di Desa Cahaya Mas, Embung Cahaya di Desa Cahaya Mas 2, air terjun Curup Timba di Desa Comok Sinar Jaya, lalu keindagan bukit atau Gunubg Tangki di Desa Kubu Hitu, dan bendungan atau embubg Ilahan Rya di Deaa Tanjubg Jaya.

Di Kecamatan Sungkai Jaya, ada bendungan Way Tulung Mas di Desa Negara Agung dab Desa Cempaka Barat. Di Kecamatan Abung Tengah adanya air terjun Way Klawas, arum jeram, wisata pegunungan flora dan fauba, dan air terjun, air ruku, dan air terjun pal besi yang ada di Desa Pekurun dusun Ciluhur. Kemudian adanya situs batu sembilan di Desa Pekurun Utara dan wahana permainan air (bendungan) di Desa Subik.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved