Resmikan TPS Online, Luhut Warning Dirut Pelindo

Dia (Elvyn) bikin efisien pelabuhan ini. Akibatnya apa? Pemasukan banyak, kemudian pelabuhan bisa berkembang lebih baik.

Penulis: Noval Andriansyah | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribun Lampung/Noval Andriansyah
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut B Panjaitan (tengah, kemeja putih) menghadiri peresmian TPS Online di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Panjang, Selasa (4/9). 

Laporan Reporter Tribun Lampung Noval Andriansyah

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC Cabang Pelabuhan Panjang secara resmi menerapkan aplikasi tempat penimbunan sementara berbasis daring (TPS Online) di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung.

Peresmian yang berlangsung di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Panjang, Selasa (4/9), dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut B Panjaitan.

Dalam sambutannya, Luhut sempat me-warning Direktur Utama IPC Elvyn G Masassya. Dengan penerapan TPS Online tersebut, Luhut meminta agar IPC melakukan efisiensi.

“Saya tahu buku (laporan) dia (Elvyn). Banyak uang (pengeluaran) dia ini. Jadi saya minta harus lakukan efisiensi,” kata Luhut.

Penerapan TPS Online diyakini Luhut bisa membuat IPC lebih efisien. Dengan efisiensi, Indonesia, dalam hal ini IPC, akan bisa lebih bersaing.

Baca: Luhut Resmikan TPS Online di Pelabuhan Panjang

“Dan orang akan lebih senang datang ke Indonesia. Tadi (kemarin) disampaikan pertumbuhan 18 persen, sekitar Rp 23 triliun. Tadi saya sudah bilang dengan dirut, kalau bisa lebih. Itu sejalan dengan pertumbuhan ekonomi. Kalau efisien, orang akan mau datang ke sini,” sambung Luhut.

“Pokoknya sekarang apa yang membuat efisien, kami kerjakan. Dia (Elvyn) bikin efisien pelabuhan ini. Akibatnya apa? Pemasukan banyak, kemudian pelabuhan bisa berkembang lebih baik,” imbuh Luhut.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut B Panjaitan menghadiri peresmian TPS Online di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Panjang, Selasa (4/9).
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut B Panjaitan menghadiri peresmian TPS Online di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Panjang, Selasa (4/9). (Tribun Lampung/Noval Andriansyah)

Ke depan, Luhut mengatakan, untuk lebih melakukan efisiensi, pihaknya juga akan membuka akses jalan tersambung dengan Jalan Tol Trans Lampung sepanjang sembilan kilometer.

“Sehingga dengan begitu, barangnya lebih cepat sampai dan orang lebih senang ke sini,” kata Luhut.

Elvyn menjelaskan, TPS Online merupakan solusi digital untuk melakukan pertukaran data elektronik (PDE) kontainer antara sistem IPC di Terminal Peti Kemas dengan sistem Bea Cukai di pelabuhan. Sehingga, IPC dan Bea Cukai dapat memberikan pelayanan lebih optimal kepada pelanggan.

Baca: Luhut Disambut Aksi Demo di Bandar Lampung, Mahasiswa Tantang Sang Menteri Lakukan Ini

Penerapan TPS Online tersebut, kata Elvyn, melengkapi aplikasi Auto Gate System serta Automatic Tally System yang juga akan diterapkan di pelabuhan tersebut.

“Sebelumnya TPS Online juga sukses diimplementasikan di Pelabuhan Tanjung Priok, Pontianak dan Palembang. Sebagai komitmen berkesinambungan untuk mewujudkan pelayanan yang maksimal kepada pelanggan, maka TPS Online ini akan diterapkan di seluruh Terminal Peti Kemas ocean going (internasional) di wilayah IPC,” kata Elvyn.

Menurut Elvyn, TPS Online akan mengurangi biaya logistik dan memangkas dwelling time. IPC berkomitmen mengembangkan dan memanfaatkan teknologi digital di semua lini. Agar, pelayanan yang diberikan semakin cepat, mudah, dan lebih murah.

“Semua ini diharapkan akan menekan biaya logistik, yang akhirnya akan meningkatkan daya saing produk nasional,” ucap Elvyn.

Sementara itu, Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha IPC Saptono R Irianto menerangkan, melalui aplikasi TPS Online, pihak Bea Cukai akan lebih cepat memonitor pergerakan kontainer di TPS  dan lebih cepat merespons Pemberitahuan Impor Barang (PIB) yang diajukan pemilik barang. (*)

---> Jangan lupa subscribe Channel YouTube Tribun Lampung News Video

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved