Selain Setya Novanto, Akil Mochtar dan Joko Susilo Juga Huni Sel Tahanan Berukuran Luas

Selain Setya Novanto, Akil Mochtar dan Joko Susilo Juga Huni Sel Tahanan Berukuran Luas

Selain Setya Novanto, Akil Mochtar dan  Joko Susilo Juga Huni Sel Tahanan Berukuran Luas
Najwa Shihab dan Setya Novanto. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDUNG - Kepala Kanwil Kemenkum HAM Jabar Ibnu Chuldun mengakui adanya kamar tahanan ukuran besar di Lapas Sukamiskin.

Menurut Ibnu Chaldun, kamar besar itu sudah ada sejak lapas tersebut pertama kali dibangun pada 1918 oleh pemerintah kolonial dan mulai digunakan pada 1924‎.

Baca: Polisi Setop Mobil Iring-iringan Presiden Jokowi demi Dahulukan Ambulans

Kamar tahanan yang berukuran besar mayoritas berada di lantai dua di empat blok, utara, selatan, barat dan timur.

Mayoritas kamar berukuran besar dihuni oleh mantan pejabat yang dijerat kasus korupsi.

Lantas, bagaimana pola penempatan narapidana hingga bisa menempati kamar-kamar berukuran luas, seperti halnya Setya Novanto.

Tahapan tersebut melalui sidang khusus.

 "Pertama yang dilihat kesehatan, bakat dan minat, usia serta lamanya pidana. Seorang warga binaan ditempatkan di kamar sedang dan besar berdasarkan lama pidana yang dijalani," ujar Tejo di Lapas Sukamiskin, Senin (17/9/2018).‎

Setya Novanto misalnya, ia divonis 15 tahun.

Ia membantah kamar berukuran besar dan kecil hanya dihuni oleh terpidana kasus korupsi saja seperti halnya Setya Novanto, Akil Mochtar, Joko Susilo, atau yang lainnya.

"Saat ini kamar sedang dan besar tidak hanya ditempati terpidana korupsi, tapi ditempati terpidana umum lalu ada di kamar tipe kecil, sedang dan besar, kondisinya sama. ‎Di kamar tipe besar ada pelapis dinding, di tepi kecil dan sedang juga ada. Ada hexos, kloset duduk, sama saja. Yang membedakan hanya luasan saja," ujar Tejo.

Halaman
12
Editor: taryono
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved