Tribun Bandar Lampung

VIDEO - Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Krakatau 2018

Operasi Mantap Brata akan dilaksanakan selama 397 hari, mulai tanggal 20 September 2018 hingga 21 Oktober 2019.

Penulis: Okta Kusuma Jatha | Editor: Daniel Tri Hardanto

Live Streaming Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Polda Lampung menggelar apel gelar pasukan Operasi Mantap Brata Krakatau 2018 dalam rangka pengamanan Pemilu 2019 di Lapangan Korem 043/Garuda Hitam Saburai, Rabu, 19 September 2018.

Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto menuturkan, apel ini untuk mengecek kesiapan personel, sarana, dan prasarana sebelum diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan.

"Ini merupakan rangkaian pada kegiatan Operasi Mantap Brata, khususnya Krakatau 2018 yang dilaksanakan di Polda Lampung dan jajaran dalam rangka pengamanan Pemilu 2019," ungkapnya.

Masih kata dia, Operasi Mantap Brata akan dilaksanakan selama 397 hari, mulai tanggal 20 September 2018 hingga 21 Oktober 2019.

Baca: Amankan Pemilu 2019, Polres Tulangbawang Gelar Operasi Mantap Brata Selama 397 Hari

"Kegiatan ini melibatkan semua pihak, mulai dari penyelenggara pemilu kontestan, partai, kemudian hadir juga yang mewakili gubernur, wali kota dan semua komandan kesatuan, ini mewujudkan bahwa wilayah Lampung siap melaksanakan kegiatan pengamanan pemilu yang aman damai dan sejuk," tukasnya.

Dalam Operasi Mantap Brata Krakatau 2018, Purwadi mengaku menggunakan kekuatan sekitar 8.600 personel, yang mana gabungan antara Polri dan TNI.

"Polda Lampung sekitar 6.700 dan sisanya dari TNI, ini bentuk usaha menciptakan situasi aman damai dan sejuk seperti yang didambakan oleh masyarakat. Oleh sebab itu, kami juga laksanakan deklarasi Pemilu 2019, semua dilakukan untuk pemilu yang sukses dan penegakan pemilu yang profesional," tandasnya.

Baca: VIDEO - Simulasi Pengamanan Jelang Pileg dan Pilpres 2019

Adapun isi deklarasi, pertama, senantiasa menjunjung Pancasila, UU 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika dalam pelaksanaan Pemilu 2019. Kedua, menaati semua ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ketiga, mendukung suksesnya pemilu presiden dan wakil presiden, DPR, DPD, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota yang aman damai dan sejuk.

Keempat, menolak dan melawan segala bentuk politisasi sara dan hoaks demi suksesnya penyelenggaraan pemilu 2019.

Sebelum deklarasi, Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto sempat menyampaikan amanat apel gelar pasukan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, yang mana pemilu itu sebagai penanda utama demokrasi, karena masyarakat diajak untuk ikut serta menentukan pemimpinnya pada periode mendatang.

"Pemilu 2019 memiliki kompleksitas kerawanan dan karakteristik yang khas, karena untuk pertama kalinya Pileg dan Pilpres akan dilaksanakan secara serentak dengan ambang batas parlemen sebesar 4%," ungkap Purwadi. (*) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved