Pemkot Bandar Lampung Canangkan Taman Kabarti di Pesisir Panjang Utara
Pemkot Bandar Lampung mencanangkan ruang terbuka hijau (RTH) bernama Taman Kabarti.
LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG NOVAL ANDRIANSYAH DAN BAYU SAPUTRA
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pemkot Bandar Lampung mencanangkan ruang terbuka hijau (RTH) bernama Taman Kabarti di RT 2, Lingkungan I, Kelurahan Panjang Utara, Kecamatan Panjang. Peresmian RTH di kawasan pesisir Panjang ini berlangsung pada Jumat (21/9/2018).
Pencanangan RTH Taman Kabarti ini hasil kolaborasi pemkot dengan warga Panjang Utara, PT Pertamina, serta Mitra Bentala, lembaga swadaya masyarakat yang fokus pada lingkungan pesisir Lampung.
Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Bandar Lampung Marta Sari yang hadir dalam peresmian menyatakan apresiasinya terkait keterlibatan warga dalam pencanangan RTH ini.
"Inisiatif ini secara langsung membantu pemerintah dalam hal penyediaan ruang publik. Begitu juga dukungan pihak swasta, dalam hal ini PT Pertamina, di mana kegiatan lingkungan di Kelurahan Panjang Utara ini berdekatan dengan wilayah kerja Pertamina," jelas Marta.
Penetapan RTH Taman Kabarti tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 03.V.01.VI.03.2018, bertanda tangan Lurah Panjang Utara Supriyadi. Luas taman tersebut mencapai 1.050 meter persegi. Adapun Kabarti merupakan singkatan dari Kampung Baru Tiga, nama kampung di lokasi RTH itu.
Operation Head PT Pertamina Terminal Bahan Bakar Minyak Panjang Satria Firdaus menjelaskan, pencanangan RTH Taman Kabarti menjadi program corporate social responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan Pertamina.
"Sebelum peresmian taman, kami dari berbagai elemen, termasuk warga sekitar, membersihkan dulu pesisir pantai yang kumuh itu seharian tadi. Jajaran Pemkot Bandar Lampung dan organisasi lingkungan hidup Mitra Bentala juga ikut aksi bersih-bersih pantai tadi," ujarnya.
Satria mengungkapkan, Taman Kabarti nantinya akan memiliki fasilitas seperti area bermain anak-anak.
"Nanti akan ada fasilitas bermain anak-anak, mulai dari ayunan sampai perosotan. Supaya jadi daya tarik, sehingga RTH ini bermanfaat bagi masyarakat," katanya.
Perhatikan Perawatan
Proses perawatan Taman Kabarti akan menjadi fokus para pihak yang berkolaborasi dalam pencanangan RTH tersebut. Apalagi, lokasi RTH ini berada di kawasan pesisir pantai.
"Setelah berjalan, kami janji akan memperhatikan RTH ini, termasuk perawatannya. Bersama (LSM) Mitra Bentala dan elemen masyarakat, kami berharap bisa bersama-sama menjaga RTH ini. Karena bagaimana pun, muaranya jika pantai kotor akan berdampak pada semua sektor kehidupan. Bisa banjir di mana-mana," kata Operation Head PT Pertamina Terminal Bahan Bakar Minyak Panjang Satria Firdaus melalui ponsel, Jumat (21/9/2018).
Satria menilai cukup sulit mengubah pola pikir masyarakat untuk sadar kebersihan, khususnya tidak membuang sampah sembarangan. Dengan adanya RTH ini, pihaknya pun berharap kesadaran masyarakat terbangun agar tidak membuang sampah sembarangan.
"Sangat sulit mengubah pola pikir masyarakat. Tapi, segara usaha harus kita lakukan," ujar Satria. "Dari bersih-bersih tadi, sekitar 10 karung sampah terkumpul dari bibir pantai. Ini menandakan (kondisi kebersihan) pantai di Bandar Lampung sangat darurat. Harus segera ada penanggulangan agar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/penetapan-rth-kabarti-panjang_20180921_204803.jpg)