Berita Video Tribun Lampung

VIDEO - Tiga Anggota DPRD Lamteng Resmi Diganti

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Tengah melakukan rapat paripurna pergantian antar waktu (PAW) tiga wakil rakyat

Penulis: Okta Kusuma Jatha | Editor: soni

Laporan Live Streaming Reporter Tribun Lampung Syamsir Alam

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, GUNUNG SUGIH – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Tengah melakukan rapat paripurna pergantian antar waktu (PAW) tiga wakil rakyat setempat, Jumat, 21 September 2018.

Pergantian antar waktu dilakukan kepada tiga anggota Fraksi PDI Perjuangan yakni J Natalis Sinaga, Rusliyanto, dan Wayan Suartame. Dua nama pertama diganti karena tersangkut masalah hukum dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sementara Wayan Suartame diganti karena dianggap indisipliner.

Baca: Peristiwa Langka, Jaksa Agung Hadiri Pelantikan Bupati Lampung Tengah yang Ternyata Adik Kandungnya

Posisi mantan Wakil Ketua I, J Natalis Sinaga digantikan oleh Made Ardana. Sementara Rusliyanto digantikan oleh Nimade Winarti, dan Wayan Suartame digantikan oleh Dawer Ibrahim. Made Ardana menyatakan jika dirinya siap menjalankan perintah partai, dan menjaring aspirasi konstituenya. Tak hanya itu, ia juga siap untuk menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat.

"Saya akan maksimal di sisa masa jabatan ini. Apa yang menjadi tugas wewenang sebagai wakil rakyat tentu akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab," ujar Made Ardana.

Baca: VIDEO - Pesan Ridho kepada Bupati Lampung Tengah dan Tanggamus yang Baru

Pada rapat paripurna tersebut juga diselenggarakan pidato pertama Loekman Djoyosoemarto sebagai Bupati Lamteng pasca pelantikannya pada Kamis (20/9) lalu. Loekman mengajak semua pihak untuk bisa saling merangkul. "Pidato pertama saya ini bertepatan dengan hari perdamaian internasional. Untuk itu saya mengajak semua unsur masyarakat dan pemerintah untuk bisa saling menguatkan dan menjaga perdamaian," kata Loekman.

Di penggalan pidato perdananya, Loekman mengutip pidato Presiden RI pertama Soekarno. Ia mengibaratkan jika setiap pribadi satu batang sapu lidi. "Kata Pak Karno (Soekarno), jika satu batang lidi sendiri saja tidak ada artinya, jika bersatu maka akan menjadi satu kekuatan," kutipnya. (*)

Sumber: Facebook Tribun Lampung

Videografer: Okta Kusuma Jatha

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved