Tribun Bandar Lampung

Soal Order Fiktif, Oraski Minta Driver Junjung Sportifitas dan Tindakan Fair

Oraski berharap kepada seluruh driver mengedepankan sportifitas untuk memperjuangan hak-hak drier jika disuport dengan tindakan fair.

Penulis: Romi Rinando | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Dodik Kurniawan
Ilustrasi ojek online 

Laporan Reporter Tribun Lampung Romi Rinando

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Ketua DPD Organisasi Angkutan Sewa Khusus Indonesia (Oraski) Provinsi Lampung Asep Hermanto menyayangkan tindakan driver transportasi online yang melakukan kecurangan  dalam bentuk menerima order fiktif, untuk mendapatkan mengejar bonus dan reward.

Baca: Gaspool Lampung: Tindakan Order Fiktif Merupakan Penyakit Menular

Namun kata Asep tindakan yang dilakukukan driver–driver tersebut tidak semuanya mewakili prilaku  driver transportasi online  di Lampung, karena  itu hanya perbuatan oknum-oknum tertentu.

Ibaratnya dari 10 driver hanya dua yang melakukan tindakan kecurangan tersebut. Namun dua itu sudah cukup  untuk mencederai  driver lainnya.

Baca: Terbukti Melakukan, Ini Ganjaran yang Bakal Diterima Pelaku Order Fiktif

“Kecurangan ini hanya ulah oknum-oknum saja, namun  tidak mewakili seluruh driver yang ada di provinsi ini, tapi memang dampaknya bisa luas. Karena ini bisa memegaruhi kebijakan kebiakan perusahaan transportasi khusunyaantara grab dan gojek,” ungkap Asep, Rabu (26/9/2018)

Pasalnya sambung dia, upaya organisasi  untuk melakukan perlindungan memberdayakan driver, dan membuka akun yang disuspen atau diblokir,  tidak akan maksimal bahkan bisa stagnan akibat tindakan sebagian driver yang  melakukan  kecurangan tersebut.

“Kalau  begini upaya organisasi  tidak bisa maksimal untuk memperjuangan hak-hak dan memberdayakan dan memberikan perlindungan kepada driver. Karena faktanya   itu berbanding terbakil dengan apa yang dilakukan driver,  terus kita mau berbuat apa, organisasi kita  terhambat dengan akibat tindakan oknum-oknum driver yang nakal,” jelasnya

Oraski berharap kepada seluruh driver untuk tetap mengedepankan sportifitas karena upaya organisasai untuk memperjuangan hak-hak drier akan berbah manis jika disuport dengan tindakan yang fair dari para driver itu sendiri.  (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved