Tribun Bandar Lampung
Seorang Pria Mengayunkan Golok di Lapangan Sofbol Way Halim, dan Praaaak…!
Ketua IBCL Deni Irawan mengatakan, selama ini masyarakat belum mengenal blade sport, yakni olahraga yang menggunakan chopper alias golok.
Penulis: hanif mustafa | Editor: Daniel Tri Hardanto
Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Seorang pria menggenggam sebilah golok terlihat di lapangan sofbol Jalan Sultan Agung, Way Halim, Bandar Lampung, Minggu, 30 September 2018.
Setelah mengambil ancang-ancang, ia langsung mengayunkan senjata tajam tersebut.
Praaaak…! Sejumlah botol air mineral pun hancur berkeping-keping.
Pemandangan itu terlihat dalam acara family gathering dan fun chopping yang diadakan Indonesia Blades Chapter Lampung (IBCL).
Ketua IBCL Deni Irawan mengatakan, selama ini masyarakat belum mengenal blade sport, yakni olahraga yang menggunakan chopper alias golok.
"Jadi kami berusaha memasyarakatkan olahraga ini. Memang olahraga ini belum masuk ke cabang olahraga di Indonesia," ungkap Deni.
Baca: Setiap Weekend Buat Pisau, Serunya Komunitas Indonesian Blades Chapter Lampung
Baca: VIDEO: Golok asal Talang Padang Rambah Pasar Online
Di kancah internasional, kata Deni, blade sport sudah dikenal luas. Bahkan, blade sport menjadi cabang olahraga resmi di negara Amerika Serikat.
"Blade sport ini menggerakkan badan. Tapi juga perlu ada konsentrasi serta ketangkasan main pisau," jelas dia.
Deni mengaku, olahraga blade sport sudah dua tahun dikembangkan di Lampung.
"Ya kegiatannya seperti ini. Kami lakukan pertemuan beberapa minggu untuk saling sharing dan chopping fun. Seperti hari ini, yang ikut ada 32 orang," tutupnya.
Ketua Indonesia Blades Chapter Jabodetabek David mengatakan, blade sport merupakan olahraga yang mengombinasikan golok dan manusia.
"Seperti halnya olahraga panah, olahraga ini butuh kosentrasi tinggi dan juga ketangkasan," sebutnya.
Adapun penilaian pada blade sport, kata David, poin dan waktu yang diperoleh dalam memotong beberapa spot.
"Spot ini bermacam-macam. Seperti hari ini, ada balok kayu, kemudian kertas, sedotan, botol air, tali tambang, dan bola. Setiap spot ada poin masing-masing," sebutnya.
Lanjut David, blade sport ini juga menekankan pada presisi dalam cara menggunakan chopper untuk menghantam medianya.
"Tapi kalau poinnya sama, maka diambil waktu yang tercepat. Kalau hari ini hanya fun," tutupnya. (*)