Tribun Bandar Lampung
Gaya GM Garuda Lampung Gatot Rijadi Jadi Chef Dadakan
Meski begitu, kata Gatot, enak tidaknya masakan juga tergantung pada ”tuah” tangan si koki itu sendiri.
Penulis: Daniel Tri Hardanto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Laporan Reporter Tribun Lampung Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - General Manager Garuda Indonesia Lampung Gatot Rijadi ternyata tidak hanya lihai dalam ilmu manajerial.
Tak disangka, Gatot juga cekatan dalam urusan masak-memasak.
Keahlian Gatot dalam urusan di dapur dipamerkannya saat berkunjung ke Warkop Waw di bilangan Jalan Turi Raya, Perum Grha Madu Pesona, Kecamatan Tanjung Senang, Bandar Lampung, Rabu, 14 November 2018 malam.
Bahkan, ia menantang chef Warkop Waw untuk adu skill memasak.
Dalam chef battle ini, Gatot meracik satu porsi mi goreng instan.
Gatot tidak memberikan bahan tambahan apa pun, termasuk telur, ke dalam mi goreng masakannya.
Baca: Anak Usaha Garuda Indonesia Ambil Alih Operasional Maskapai Sriwijaya Air
”Saya yakin mi goreng buatan saya paling enak. Coba aja nanti,” ujar pria kelahiran Surabaya, 25 November 1970 ini.
Begitu disajikan di meja, owner Warkop Waw Ismail Komar dan sejumlah pengunjung ikut mencicipi mi goreng ala chef Gatot.
”Kok enak ya… Beda banget sama mi goreng yang biasa saya makan,” ujar Komar.
Belum cukup sampai di situ, Gatot kembali beraksi di dapur.
Kali ini, dia membuat tiga porsi mi rebus instan sekaligus.
Menariknya, Gatot memasukkan susu dan mentega ke dalam ramuannya.
Hasilnya? Luar biasa nikmat.
Baca: BERITA FOTO - Tim Tribun Lampung Kunjungi Kantor Garuda Indonesia
Semua pengunjung memberikan komentar senada.
”Kok kayak makan spaghetti ya… Ada rasa pastanya. Asin-asin gimana gitu,” ucap Bayu, finance manager Garuda Indonesia Lampung.
Saat ditanya kemampuannya meracik menu sederhana menjadi sajian yang nikmat, Gatot mengaku itu semua merupakan hasil improvisasinya selama bertahun-tahun.
Kecintaannya pada seni kuliner membuatnya gemar melakukan eksperimen.
Meski begitu, kata Gatot, enak tidaknya masakan juga tergantung pada ”tuah” tangan si koki itu sendiri.
”Tergantung tangannya juga sih. Gak semua orang bisa masak dengan rasa yang enak. Meski dengan bahan dan cara yang sama, kalo tangannya gak biasa, ya gak enak,” beber Gatot.
Gatot bercerita, kesukaannya memasak berawal dari coba-coba.
Baca: Kapten Pilot Blak-blakan Ungkap Keamanan Pesawat Lion Air, Bandingkan dengan Garuda dan Sriwijaya
Kepada ibu mertua, Gatot bertanya bahan-bahan dan bumbu apa saja yang diperlukan.
”Pada awalnya saya cuma tanya bumbu dan bahannya. Tapi saya gak tanya resepnya. Soal takaran, saya pakai intuisi aja,” jelas ayah empat anak ini.
Saat ini, Gatot mengaku sudah bisa memasak berbagai menu.
Namun, pria yang sudah mengabdi di maskapai Garuda Indonesia selama 25 tahun ini menyebut menu paling favorit adalah nasi goreng petai, ayam rica-rica, dan sop daging.
”Saya suka banget kalo masakin orang. Tapi kalo di rumah sendirian, mau masak males. Repot beres-beresnya. Mendingan beli aja,” ucap Gatot sambil terkekeh.
Simak video Gatot jadi chef dadakan:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/gm-garuda-lampung-gatot-rijadi.jpg)