Tribun Bandar Lampung

Besok, Bos 9 Naga Gilang Ramadhan Jalani Sidang Tuntutan

Persidangan Gilang Ramadhan akan digelar besok dengan agenda pembacaan tuntutan.

Besok, Bos 9 Naga Gilang Ramadhan Jalani Sidang Tuntutan
Tribunlampung/Hanif
Anggota Majelis Hakim persidangan Gilang, Samsudin 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Gilang Ramadhan Direktur PT Prabu Sungai Andalas dijadwalkan besok, Rabu 28 November 2018, menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Tanjungkarang.

Adapun persidangan yang dipimpin oleh Majelis Halim Mien Trisnawati dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK RI.

Anggota Majelis Hakim persidangan Gilang, Samsudin membenarkan persidangan Gilang Ramadhan akan digelar besok dengan agenda pembacaan tuntutan.

Catat! Mulai 2019 Beli Elpiji 3 Kg di Lampung Wajib Bawa Identitas KTP

"Ya besok, (pembacaan) tuntutan," ungkapnya saat bertemu di PN Tipikor Tanjungkarang, Selasa 27 November 2018.

Samsudin mengatakan, sidang akan dilaksanakan sekitar pukul 10.00 wib.

"Ya besok sekitar jam 10 sampai 11," kata Samsudin.

Samsudin pun yakin besok persidangan pembacaan tuntutan akan berlangsung tidak ada penundaan.

Warga Heboh, Temukan Pria Tergeletak dengan Kondisi Kritis, Mata Lebam dan Keluar Darah dari Mulut

"Saya yakin mereka konsukuen karena mereka (JPU) KPK RI," tandasnya.

Sebelumnya beritakan, Gilang Ramadhan bos dari CV 9 Naga yang terciduk dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI hari ini, Kamis 11 Oktober 2018, menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Tanjungkarang.

Persidangan tindak pidana korupsi, yang dipimpin oleh ketua majelis hakim Mien Trisnawaty diagendakan dengan pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Subari Kurniawan.

Dalam persidangan ini, Gilang Ramadhan yang didampingi oleh Penasehat Hukum (PH) Luhut Simanjutak didakwa telah melakukan gratifakasi untuk mendapatkan 15 paket proyek di Dinas PUPR Lampung Selatan dengan total Rp 1,4 miliar.

Adapun pasal yang disangkakan kepada terdakwa Gilang, yakni pasal 5 ayat (1) dan Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001.

Penulis: hanif mustafa
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved