Ayah Bunuh Anak Kandung, Putri Sulungnya Meninggal dengan Luka Sayat di Leher
Ayah Bunuh Anak Kandung, Putri Sulungnya Meninggal dengan Luka Sayat di Leher
Keluarga Sedang Sholat Tahajud
Di saat keluarganya tengah melakukan sholat tahajud dan makan sahur, pelaku tega menggorok leher anaknya NF (3) hingga tewas, Senin (10/12/2018) sekitar pukul 03.00 WIB di rumahnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, dimana saat itu Juningsih sedang melakukan sholat tahajud di dalam kamarnya.
Sedangkan Siti Aminah orangtua dari pelaku sedang makan sahur di dapur.
Suasana yang hening pada subuh hari tersebut langsung pecah ketika Juningsih melihat anaknya meninggal dunia di tangan ayahnya sendiri.
Siti Aminah langsung berusaha merebut parang tersebut dibantu dengan istri pelaku selanjutnya parang tersebut berhasil direbut istri pelaku.
Juningsih langsung memerintahkan anaknya yang lain yakni EM keluar rumah menuju rumah kakek yang tidak jauh.
Setibanya Khaeroni yang merupakan orang tua dari Solihin melihat kejadian tersebut langsung terkejut bukan main.
Istri pelaku saat itu dalam keadaan pingsan.
Sedangkan korban dengan posisi terlentang dalam keadaan sudah meninggal dunia dengan luka di leher.
Khaeroni langsung mengamankan Solihin bersama warga sekitar.
Kepala Dusun langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
Kapolsek Keluang Iptu Sapta Eka membenarkan prihal kejadian pembunuhan tersebut.
Pelaku melakukan aksinya sekitar pukul 03.00 WIB, dimana saau itu NF sedang tertidur sedangkan anggota keluarga yang lain sedang sholat tahajud dan makan sahur.
“Solihin melakukan aksinya dengan menggunakan parang dan menggorok leher NF, pelaku menutupi muka NF sebelum melancarkan aksinya.
Usai melakukan aksinya ia langsung menuju ruang tengah sambil membawa parang yang dipenuhi darah,”kata Sapte, Senin (10/12/18).
Lanjutnya, pasca kejadian tersebut pihaknya langsung mengamankan pelaku bersama barang bukti sebilah parang yang digunakan.
Pihaknya juga telah melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti yang diperlukan. (Kompas.com/sripoku)