Masih Jalani Hukuman Penjara 20 Tahun, Napi Lapas Rajabasa Kendalikan Bisnis 2.000 Butir Ekstasi

Masih Jalani Hukuman Penjara 20 Tahun, Napi Lapas Rajabasa Kendalikan Bisnis 2.000 Butir Ekstasi

Masih Jalani Hukuman Penjara 20 Tahun, Napi Lapas Rajabasa Kendalikan Bisnis 2.000 Butir Ekstasi
Tribun Lampung/Hanif Mustafa
Barang bukti berupa 2.000 butir pil ekstasi dan 200 gram sabu yang disita dari tangan seorang perempuan berinisial RA di Jalan RA Kartini, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung, Kamis, 10 Januari 2019 lalu. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tembok penjara tidak membuat kapok narapidana untuk berbisnis barang haram narkoba.

Napi berinisial IG (51)misalnya; saat ini sedang menjalani hukuman 20 tahun penjara karena kasus narkoba, kini kembali tersandung kasus yang sama.

Kali ini, terkait dengan peredaran 2.000 butir pil ekstasi dan 200 gram sabu.

Dua narapidana Lapas Kelas IA Rajabasa, Bandar Lampung kini sudah dijemput petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung.

Kedua narapidana ini diduga terkait dengan kasus peredaran 2.000 butir pil ekstasi dan 200 gram sabu oleh RA (28), HF (36), dan AP (21).

Pria Ini Bernyanyi, Otak Peredaran Narkoba dari Lapas Way Huwi Akhirnya Terungkap

Kepala BNNP Lampung Brigadir Jenderal Tagam Sinaga membenarkan pengamanan dua napi ini.

"Iya," ujar Tagam melalui pesan WhatsApp, Minggu, 13 Januari 2019.

Pengamanan dua napi itu bermula saat Tim Berantas BNNP Lampung menciduk seorang perempuan berinisial RA di Jalan RA Kartini, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung, Kamis, 10 Januari 2019 lalu.

Dari tangan RA, petugas mendapati 200 gram sabu dan 2.000 butir pil ekstasi.

Tim Berantas BNNP Lampung lalu melakukan pengembangan.

Halaman
1234
Editor: Safruddin
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved