Baru Berlayar 10 Meter, Kapal Motor Karam Tewaskan 1 Orang dan 11 Orang Hilang
Satu unit kapal motor penyeberangan (KMP) karam saat membawa 24 orang penumpang. Peristiwa kapal motor karam tersebut terjadi di
Kronologi
Pada Rabu 16 Januari 2019 sekitar pukul 06.00 WIB, saksi bernama Arifin berangkat menuju Kapal Motor yang terletak di Dermaga CPO Desa Nanga Seberuang, Kecamatan Semitau.
Setelah itu, saksi melihat karyawan sebuah perusahaan pupuk dan ABK di dalam kapal motor.
Kemudian, saksi masuk ke dalam kapal motor dan melihat karyawan pupuk pingsan, tidak sadarkan diri.
Bahkan, ada yang sudah meninggal dunia dalam posisi terlungkup.
"Saksi membawa karyawan yang pingsan ke Puskesmas Semitau, untuk diberikan pertolongan. Atas peristiwa tersebut saksi melaporkan kejadian ke Polsek Semitau," katanya.
Terjunkan Tim DVI Polres
Kapolres Kapuas Hulu, AKBP R Siswo Handoyo, mengutus tim DVI dari Polres untuk melakukan olah TKP tempat kejadian keracunan zat kimia di dalam Kapal Motor Sri Rejeki.
"Ada 12 korban, 1 orang tewas dan 1 orang dengan kondisi koma hingga harus dirujuk ke Rumah Sakit Kabupaten Sintang," ujarnya kepada wartawan.
• Kapal Karam di Sungai Nil, 15 Orang Meninggal dan 6 Cedera
Kapolres menjelaskan, korban semua adalah karyawan di pupuk dan ABK Kapal Motor Sri Rezeki.
"Kita harus mengetahui mengapa di dalam kapal motor itu ada zat kimia, sehingga memakan korban jiwa," ucapnya.
Adapun, korban selamat dan sekarang dirawat di Puskesmas Kecamatan Semitau yakni, Dandi, Uul, Johan, Ian, Akang Budi, Mono, Heri, Arifin, dan Muklis.
Sedangkan, Asep dengan kondisi kritis dirujuk ke rumah sakit Sintang.
Artikel ini telah tayang di tribunpontianak.co.id dengan judul BREAKING NEWS: Kapal Motor Bawa 24 Penumpang di Kapuas Hulu Karam, 12 Penumpang Hilang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/baru-berlayar-10-meter-kapal-motor-karam-tewaskan-1-orang-dan-11-orang-hilang.jpg)