Tribun Pringsewu
Bisa Datang ke Puskesmas, Diskes Bagi-bagi Bubuk Abate Gratis
Dinas Kesehatan (Diskes) Pringsewu menyediakan bubuk abate untuk diberikan secara cuma-cuma untuk masyarakat di Bumi Jejama Secancanan.
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribun Lampung R Didik Budiawan C
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Dinas Kesehatan (Diskes) Pringsewu menyediakan bubuk abate untuk diberikan secara cuma-cuma untuk masyarakat di Bumi Jejama Secancanan.
Sekretaris Dinas Kesehatan Pringsewu Jarwo mengatakan, untuk mendapatkan bubuk abate warga bisa langsung datang ke puskesmas terdekat.
"Kami sediakan banyak itu stok bubuk abate. Kalaupun kurang tinggal kami mintakan ke provinsi (Dinas Kesehatan Provinsi Lampung)," ujar Jarwo,Minggu (20/1/2019).
Pemberian bubuk abate, menurut dia, merupakan salah satu cara memberantas nyamuk aedes aegypti.
Sebab, fogging (pengasapan) saja tidak cukup lantaran hanya mematikan nyamuk dewasa. Oleh karena itu, lanjut dia, langkah lainnya yaitu dengan cara pemberantasan sarang nyamuk (PSN).
Antara lain dengan melakukan 3 M (menguras, menutup, mengubur) dan menjalankan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
• Heboh Penemuan 2 Mayat Gosong di Pasuruan, Ternyata Korban Pembunuhan 3 Orang
Diberitakan sebelumnya, sebanyak dua orang warga Kabupaten Pringsewu tewas lantaran Dengue Shock Syndrome (DSS), kasus demam berdarah dengue (DBD) yang disertai dengan manifestasi kegagalan sirkulasi/syok/renjatan.
Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Pringsewu dr Nofli Yurni mengatakan, kematian yang diakibatkan DBD ini hanya dalam kurun waktu Januari 2019 ini.
"Keduanya warga Kecamatan Gadingrejo," ungkap Nofli, Jumat (18/1/2019).
Menurut dia, satu diantara korban DBD yang meninggal tersebut adalah anak berusia delapan tahun.
Satu lagi, menurut informasi adalah ibu hamil.
• Cek Tempat Mangkal SIM Keliling Senin 21 Januari 2019
Keduanya, kata Nofli, sempat dilarikan ke rumah sakit, tapi tidak tertolong.
Sementara, kasus DBD di wilayah Kabupaten Pringsewu sejak 3-16 Januari 2019 tercatat 36 kasus.
• Waspada, 6 Wilayah di Lampung Diprakirakan Alami Hujan Lebat Disertai Petir
Rincinya, Kecamatan Gadingrejo 17 kasus, Kecamatan Pringsewu sejumlah 16 kasus. Kemudian sisanya tiga kasus, di Kecamatan Pardasuka dan Kecamatan Adiluwih.
Sedangkan wilayah lainnya belum melaporkan data kasus DBD karena biasanya laporan dilakukan akhir bulan. Sedangkan, pada 2018 kemarin kasus DBD sebanyak 578 kasus.
Selama kurun satu tahun tersebut ada tiga orang yang meninggal akibat DBD.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/ilustrasi-abate_20160126_162116.jpg)