Breaking News:

Tribun Bandar Lampung

Polda Masih Lakukan Kajian Laporan Pencemaran Nama Baik UIN Raden Intan oleh Senator Andi Surya

Ditreskrimsus Polda Lampung masih melakukan kajian terhadap laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan Senator asal Lampung Andi Surya.

Penulis: hanif mustafa | Editor: Teguh Prasetyo
Tribun Lampung/Romi Rinando
UIN Raden Intan melaporkan anggota DPD RI asal Lampung Andi Surya ke Polda Lampung, Senin, 21 Januari 2019. 
Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa 
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Ditreskrimsus Polda Lampung saat ini masih melakukan kajian terhadap laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Senator asal Lampung Andi Surya.
Dugaan ini muncul setelah anggota DPD RI menyebutkan UIN Raden Intan Lampung Sarang Maksiat.
PJ Kasubdit II Tindak Pidana Perbankan dan Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Lampung, Kompol I Ketut Suryana mengatakan saat masih mengkaji laporan tersebut.
"Saya liat laporannya dulu, apakah ada unsur pidana di situ atau tidak," ungkanya, Rabu 23 Januari 2019.
Lanjutnya, pihaknya juga akan memanggil para awak media yang memuat berita terkait statment Andi Surya tersebut.
"Untuk diklarifikasi saja, seperti apa narasi, dan proses wawancaranya," tuturnya.
Walau demikian, Ketut belum bisa menanggapi soal jadwal pemanggilan terhadap saksi dari beberapa awak media.
"Belum, nanti ya," tutupnya.

Andi Surya Dilaporkan ke Polda Lampung Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik UIN Raden Intan

Sebelumnya diberitakan, Andi Surya anggota DPD RI asal Lampung dilaporkan ke Polda Lampung, Senin (21/1/2019) atas dugaan pencemaraan nama baik yang dilakukan Andi Surya terhadap Institusi Universitas Islam Negri Raden (UIN) Raden Intan.
Ketua tim advokat Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH), Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung, Yudi Yusnandi mengatakan,  senator asal Lampung tersebut  dilaporkan atas peryataan Andi Surya yang  mendiskriditkan UIN Raden Intan, di media sosial dengan tuduhan UIN sebagai tempat maksiat.
Menurut dia,  beberapa tuduhan pasal yang dilaporkan kepada Andi Surya yakni  , pasal 27 ayat (3), pasal 28, pasal 36, pasal 51, Undang-Undang nomor 19 tahun 2016 atas perubahan Undang-undang nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta  pasal 310 dan 311 KUHP Tentang Pencemaran Nama Baik.
"Dia kita laporkan atas tuduhan  pencemaran nama baik, dan ujaran kebencian, jadi pasalnya cukup banyak. Kami juga  bakal siapkan saksi  lain, sampai saat ini baru  dua saksi yakni Pak Komsahrial Romli, dan  Alamsyah selaku pelapor," kata Yudi kepada awak media, di mapolda Senin (21/1/2019)
Yudi mengatakan,  dalam laporan nomor  B-10/1/2019/LPG/SKPT, pihaknya juga menyiapkan  sejumlah bukti berupa  screenshot pernyataan  Andi Surya yang dimuat di beberapa media online dan media sosial.  

Kasus Dugaan Dosen UIN Raden Intan Cabuli Mahasiswinya Terus Begulir, Polda Sudah Periksa 11 Saksi

Saat dikonfirmasi terkait hal ini beberapa waktu lalu, Andi Surya mengaku tengah rapat di Jakarta.

”Saya lagi rapat di Senayan. Tapi, nanti saya akan berikan pernyataan. Kalau sekarang saya no comment dulu ya,” ujar Andi Surya.

(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved