Tribun Lampung Selatan
Kecelakaan Maut di Depan Lapas Kalianda, 2 Pemotor Tanpa Identitas Tewas
Kecelakaan maut terjadi di Jalinsum Kilometer 58-59 Desa Negeri Pandan, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, Selasa, 29 Januari 2019.
Penulis: Dedi Sutomo | Editor: Daniel Tri Hardanto
Kecelakaan Maut di Depan Lapas Kalianda, 2 Pemotor Tanpa Identitas Tewas
Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Kecelakaan maut terjadi di Jalinsum Kilometer 58-59 Desa Negeri Pandan, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, Selasa, 29 Januari 2019 sekitar pukul 18.10 WIB.
Peristiwa yang terjadi di depan Lapas Kalianda itu melibatkan sepeda motor dan dump truck.
Akibatnya, pengendara sepeda motor dan rekan yang diboncenginya tewas.
• BREAKING NEWS - Polisi Sebut Pengendara yang Tewas Terlindas Truk, Awalnya Menyenggol Motor Lain
Sedangkan sopir truk melarikan diri.
“Benar ada kecelakaan di depan LP Kalianda. Dua pengendara sepeda motor meninggal dunia,” ujar Kasat Lantas Polres Lampung Selatan AKP Reza Khomeini.
Reza mengatakan, korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion BE 4660 OD itu belum diketahui identitasnya.
Polisi tidak menemukan tanda pengenal apa pun pada tubuh korban.
Reza menuturkan, kronologi bermula saat truk melaju dari arah Kalianda.
Sementara pengendara sepeda motor datang dari arah Bakauheni.
Setiba di depan Lapas Kalianda, truk tiba-tiba berbelok ke kanan.
“Sopir dump truck berbelok ke kanan tanpa melihat situasi. Dari arah depan melaju kencang sepeda motor. Tabrakan tidak bisa dihindari. Pengendara sepeda motor menabrak bagian belakang truk,” beber Reza.
Setelah peristiwa itu, sopir dump truck melarikan diri.
Saat ini, polisi masih mengejar sopir truk.
Sedangkan dua korban tewas dibawa ke RSUD Bob Bazar, Kalianda.
Kecelakaan Maut di Jalinsum Natar
Kecelakaan maut juga pernah terjadi di Jalinsum Natar, tepatnya di Kilometer 14-15 Desa Hajimena, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Selasa, 18 Desember 2018 sekitar pukul 07.30 WIB.
Sa'adah (25), warga Jalan Way Rahman, Desa Talang Mulia, Kecamatan Teluk Pandan, Pesawaran, tewas terlindas truk setelah jatuh dari sepeda motor.
Saat kejadian, korban dan anaknya diboncengi sang suami naik sepeda motor Honda Beat BE 2912 ABE.
• Kecelakaan Maut di Jalinbar Pringsewu, 2 Pemotor Remaja Tewas
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Lamsel Ajun Komisaris Reza Khomeni menjelaskan, korban naik motor bersama suaminya, Sarwoko (30), dan putrinya, Saskia Salsabila (5).
"Mereka naik motor dari arah Bandar Jaya (Lampung Tengah) menuju Bandar Lampung," katanya, Selasa siang.
Reza menuturkan, saat melintas di Jalinsum Km 14-15 Hajimena, Natar, motor tersebut oleng.
"Pengendara dan penumpang motor terjatuh. Istri jatuh ke arah kanan, sedangkan suami dan anak jatuh ke arah kiri," bebernya.
Secara bersamaan, sambung Reza, dari arah belakang melaju truk berwarna oranye.
"Korban terlindas, sementara suami dan anaknya hanya mengalami luka ringan," ujarnya.
Sopir Truk Kabur
Hingga berita ini diturunkan, aparat Polres Lamsel masih mengejar pengemudi truk tersebut.
Komisaris Reza Khomeni menyatakan, pihaknya belum mengetahui nomor polisi truk itu.
"Belum ketahuan nomor polisinya. Kabur menuju arah Bakauheni. Sekarang masih dalam pengejaran," katanya.
• Kecelakaan Maut di Sidomulyo, Pemotor Tewas, Sopir Truk Kabur
2 Pemotor Remaja Tewas
Sebelumnya, dua remaja meregang nyawa dalam kecelakaan maut di ruas Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Pringsewu, tepatnya Km 29-30 Pekon Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, Minggu, 16 Desember 2018 pukul 00.30 WIB.
Peristiwa yang melibatkan Suzuki Ertiga BE 1681 AM dan Honda Beat B 4121 MBI itu merenggut dua korban jiwa.
Keduanya adalah pengemudi dan penumpang motor, yakni Rafi Angga Saputra (17), warga Pekon Tulung Agung, dan Wahyu Aryanto (18), warga Pekon Gadingrejo Timur, Kecamatan Gadingrejo.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Tanggamus AKP Dade Suhaeri mengungkapkan, kecelakaan maut itu berawal saat kedua kendaraan melaju dari arah berlawanan.
Mobil Suzuki Ertiga BE 1681 AM dikemudikan oleh Miza Natul (27), warga Pekon Banjarmanis, Kecamatan Gisting, Tanggamus.
Mobil berpenumpang tiga orang tersebut menuju arah Bandar Lampung.
Dari arah berlawanan, melintas Honda Beat B 4121 MBI yang dikendarai korban.
Dade mengatakan, sepeda motor yang melaju ke arah Pringsewu ini diduga hendak mendahului mobil di depannya.
• Ditabrak Avanza dari Belakang, Mahasiswa Unila Tewas di Jalinsum Natar
"Lalu lajunya (motor) tidak terkendali dan langsung oleng ke kanan jalan sampai masuk ke jalur mobil Suzuki Ertiga, sehingga terjadilah kecelakaan," kata Dade kepada Tribunlampung.co.id, Minggu siang.
Sepeda motor yang diperkirakan melaju dengan kecepatan 70 km per jam itu menabrak bodi sebelah kiri Suzuki Ertiga.
Akibatnya, pengendara Rafi Angga Saputra tewas di tempat.
Sementara rekannya, Wahyu Aryanto, mengalami luka berat.
Namun, nyawa Wahyu juga tidak tertolong meskipun telah dilarikan ke IGD RSUD Pringsewu.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Selain itu, kata Dade, polisi sudah berupaya mengevakuasi korban ke RSUD Pringsewu.
Sementara pengemudi Suzuki Ertiga diamankan untuk dimintai keterangan.
Selain menelan korban jiwa, kecelakaan itu juga mengakibatkan kerugian material.
"Estimasi kerugian material mencapai Rp 20 juta," tandasnya. (*)