Rimba Raya Craft Manfaatkan Limbah Alam dan Lingkungan Jadi Buah Tangan
Di tangan orang yang kreatif, barang tak layak pakai ini bisa disulap menjadi karya yang indah dan bernilai jual tinggi.
Penulis: sulis setia markhamah | Editor: Reny Fitriani
"Di lorong rupa Kota Tua Jakarta sempet lima tahun di sana. Tempat yang saya singgahi kebanyakan memang yang dunianya berkesenian," terang Wilson.
• Kabar Duka, Mantan Wakajati Lampung Abdul Aziz Berpulang
Saat merantau, diakuinya ruang lingkupnya dan lingkungan yang ia singgahi memanglah pelaku seni dan setelah menggali diri memang Willson merasa potensinya ada di sini.
"Dari ujung ke ujung kota di pulau Jawa udah semua (disinggahi). Hobinya memang jalan dan belajar kerajinan ini yang di jalan itulah," ceritanya.
Salah satu mahasiswa yang masih kontinyu belajar di saung Rimba Raya Craft Tubagus Agil mengatakan, dirinya tertarik belajar craft di Rimba Raya karena hobinya berkesenian namun tidak ada wadah untuk menyalurkan.
Begitu bertemu dengan founder Rimba Raya Craft, Agil merasa cocok dan merasa banyak yang bisa digali untuk dipelajari di sana.
"Pas ketemu wadah Rimba Raya, jadi bisa belajar banyak hal terkait kreatifitas berkesenian. Sudah sekitar empat bulan terakhir sata belajar craft di Rimba Raya," jelas Agil.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/rimba-raya-craft.jpg)