Imbauan BMKG: Ada Gelombang Tinggi Selama 3 Hari, Termasuk Perairan Barat Lampung

Imbauan BMKG: Ada Gelombang Tinggi Selama 3 Hari, Termasuk Perairan Barat Lampung

Imbauan BMKG: Ada Gelombang Tinggi Selama 3 Hari, Termasuk Perairan Barat Lampung
Tribun Lampung/Dedi Sutomo
Akibat gelombang tinggi yang melanda pesisir Lampung Selatan, Sabtu, 22 Desember 2018 malam, Dermaga Canti di pesisir Kecamatan Rajabasa rusak parah. Imbauan BMKG: Ada Gelombang Tinggi Selama 3 Hari, Termasuk Perairan Barat Lampung 

Sementara untuk sekitar Jawa hingga Lombok, kawasan yang perlu waspada adanya gelombong tinggi kategori sedang adalah Selat Sunda bagian Selatan, Samudera Hindia Selatan Banten hingga Jawa Tengah, perairan utara Kepulauan Kangean, perairan selatan Pulau Jawa hingga Pulau Sumbawa, Selat Bali, Selat Lombok, Selat Alas bagian selatan.

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi pada 12-15 Januari 2019

Kemudian perairan selatan Pulau Sumba, dan Pulau Sawu, perairan Kupang–Pulau Rote, Laut Sawu, Laut Timor Selatan NTT, Selat Makassar bagian selatan, perairan barat Sulawesi Selatan, perairan Kepulauan Sabalana hingga Kepulauan Selayar, perairan utara Flores, Laut Flores, Laut Banda, perairan Kepulauan Sermata hingga Kepulauan Tanimbar.

Perairan Kaimana–Agats, Laut Arafuru Bagian Barat, Laut Sulawesi bagian tengah hingga timur, perairan Bitung–Manado, Laut Maluku, perairan utara dan Timur Kepulauan Halmahera, Laut Halmahera, perairan utara Papua Barat hingga Papua, dan Samudera Pasifik Utara Halmahera hingga Papua juga berpotensi tinggi alami gelombang tinggi.

Gelombang 2,5-4 Meter

Sementara itu, gelombang tinggi 2,5 sampai 4 meter atau masuk kategori tinggi berpeluang terjadi di Samudera Hindia Selatan Jawa Timur hingga NTT, perairan barat Yos Sudarso, dan Laut Arafuru bagian tengah hingga timur.

"Harap memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran," tulis BMKG.

 

Ketentuan Pelayaran

Perahu nelayan diimbau melaju dengan kecepatan angin lebih dari 15 knot saat tinggi gelombang di atas 1,25 meter, kapal tongkang dengan kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter, kapal Ferry dengan kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.

"Kapal ukuran besar seperti kapal kargo atau kapal pesiar diimbau melaju dengan kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter," imbuh BMKG.

"Diminta  masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi serta wilayah pelayaran padat agar tetap selalu berhati-hati dan waspada." (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 3 Hari ke Depan, Sumatera hingga Papua

Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved