Anggaran Klaim BPJS Kesehatan Lampung Tengah Defisit

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Metro, Wahyu Santoso mengatakan, pihaknya mengalami defisit anggaran klaim BPJS Kesehatan di Lampung Tengah

Anggaran Klaim BPJS Kesehatan Lampung Tengah Defisit
ISTIMEWA
Peresmian ruang Hemodialisa di RSUD Demang Sepulau Raya, Lampung Tengah 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,GUNUNGSUGIH - Kepala BPJS Kesehatan Cabang Metro, Wahyu Santoso mengatakan, pihaknya mengalami defisit anggaran klaim BPJS Kesehatan di Lampung Tengah pada 2018.

Pernyataan itu disampaikan Wahyu Santoso di sela peresmian ruang Hemodialisa di RSUD Demang Sepulau Raya, Lampung Tengah, Rabu (20/2/2019).

Anggaran defisit mencapai Rp 28,3 miliar.

"Tahun 2018 untuk klaim di Lampung Tengah Rp120,3 miliar. Sedangkan biaya kesehatan mencapai Rp 148,6 miliar, jadi defisit pencairan dana sekitar BPJS Kesehatan Rp 28,3 miliar," terang Wahyu Santoso.

Tak hanya itu lanjut Wahyu, tunggakan dari peserta BPJS Kesehatan Rp 45,7 milyar dari 91 peserta mandiri dari jumlah 755 ribu peserta atau 51 persen.

Daftar Pemenang Hadiah Mobil Gebyar Undian 1 Milyar Chandra

Untuk mengantisipasi defisit pembayaran, Wahyu mengharapkan ada dorongan dari Pemkab Lampung Tengah untuk mengaktifkan kepesertaan badan usaha dan peserta mandiri secara rutin.

"Kami berharap imbauan pengaktifan di instansi pemerintahan juga perlu dilakukan. Tak hanya itu, iuran kepesertaan dan bagi yang belum mempunyai segera untuk membuat Kartu BPJS Kesehatan," harapnya.

Dengan adanya fasilitas Hemodialisa di RSUDDSR, maka memperbanyak pelayanan bagi pasien Lamteng. Sebemlumnya Hemodialisa sudah Ada di Rumah Sakit Mitra Mulya, Harapan Bunda, dan Yukum Medical Center.

Penulis: syamsiralam
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved