Tribun Lampung Selatan

MDMC Percepat Pembangunan 40 Huntara di 4 Desa

Saat ini, MDMC Muhammadiyah masih menyelesaikan pembangunan 20 unit huntara di Desa Rajabasa, Kecamatan Rajabasa.

MDMC Percepat Pembangunan 40 Huntara di 4 Desa
Tribun Lampung/Dedi Sutomo
Pembangunan huntara oleh Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) di Desa Rajabasa, Kecamatan Rajabasa. 

MDMC Percepat Pembangunan 40 Huntara di 4 Desa

Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) mendorong percepatan pembangunan hunian sementara bagi warga pesisir Lampung Selatan yang rumahnya hancur terkena tsunami pada 22 Desember 2018 lalu.

Saat ini, MDMC Muhammadiyah masih menyelesaikan pembangunan 20 unit huntara di Desa Rajabasa, Kecamatan Rajabasa.

Lalu ada 12 unit huntara di Desa Banding, Kecamatan Rajabasa.

20 Unit Huntara Siap Huni di Desa Banding Belum Terpasang Listrik PLN

MDMC juga membangun huntara bagi warga Desa Suak, Kecamatan Sidomulyo serta 5 unit huntara di Desa Tarahan, Kecamatan Katibung.

“Proses pembangunan huntara yang di Desa Rajabasa, Tarahan, dan Suak sudah berjalan. Untuk yang di Desa Banding sudah dilakukan land clearing (pembersihan lahan). Total ada 40 unit huntara yang kita bangun di empat desa terdampak tsunami,” terang Hadi dari MDMC, Kamis, 21 Februari 2019.

Hadi menjelaskan, pembangunan huntara oleh MDMC merupakan bentuk kepedulian Muhammadiyah kepada masyarakat Lampung Selatan yang terkena dampak tsunami.

Hadi mengatakan, dua bulan pascaterjangan tsunami yang meluluhlantakkan sebagian kawasan pesisir di Kabupaten Lampung Selatan, perlu segera didorong untuk membangkitkan kehidupan sosial masyarakat.

Warga yang rumahnya hancur terkena tsunami perlu segera dibangunkan huntara sembari menunggu realisasi pembangunan hunian tetap (huntap) oleh pemerintah.

Belum Ada Listrik, Pembangunan Huntara Pakai Genset Pinjaman

Dengan begitu, aktivitas sosial ekonomi warga dapat secara berlahan kembali bangkit.

“Tentu tinggal di tenda pengungsian dengan di huntara akan memberikan dampak psikologis yang berbeda bagi warga yang rumahnya hancur terkena tsunami. Dengan tinggal di huntara tentu akan memberikan ketenangan bagi warga untuk bisa kembali berpikir memulai kehidupan baru,” ujar Hadi.

“Banyak yang bisa kita berikan bantuan kepada warga terdampak. Selain pembuatan huntara, tentu penyediaan sarana umum lainnya. MDMC mengajak elemen masyarakat, institusi, atau badan yang memiliki kepedulian untuk bersama-sama membantu masyarakat terdampak tsunami,” ujar Hadi. (*) 

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved