Yenny Wahid Didatangi Ayahnya hingga Menangis di Acara Haul Gus Dur karena Peserta Kehujanan
Yenny Wahid Didatangi Ayahnya hingga Menangis di Acara Haul Gus Dur karena Peserta Kehujanan
Ketua panitia Haul ke-9 Gus Dur, Hussein Syifa mengatakan, Gus Dur pernah menerima gelar Kanjeng Pangeran Aryo (KPA) dari Keraton Kasunanan Surakarta.
Itulah, sambung Hessein yang melatarbelakangi diselenggarakannya Haul ke-9 Gus Dur di Solo.
"KPA merupakan gelar tertinggi yang diberikan keraton kepada orang di luar keluarga. Gus Dur tidak bisa dilepaskan dari dalam keberagaman keagamaannya, selalu menghargai kearifan lokal dan budaya," kata dia.
Yenny Wahid saat memberikan sambutan mewakili keluarga sempat meneteskan air mata karena banyak peserta hadir dalam Haul ke-9 Gus Dur di Solo.

Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen menyampaikan, bahwa Gus Dur pernah menjadi saksi dalam pernikahannya.
Taj Yasin juga mengaku masih memiliki janji untuk menemui Gus Dur.
"Belum sempat saya sowan (bertemu), beliau sudah dipanggil oleh Allah SWT," katanya.
Untuk menepati janjinya itu, Taj Yasin mengatakan, akan terus mendatangi setiap acara Haul Gus Dur di mana pun tempatnya.
Diundang maupun tidak, ia akan tetap datang ke acara tersebut.
"Karena bagaimana pun juga saya harus menghormati Gus Dur, ketika ada haul di mana pun ketika diundang insya allah saya akan hadir," kata dia.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Yenny Wahid Menangis Haru Lihat Warga Basah Kehujanan demi Haul Gus Dur", https://regional.kompas.com/read/2019/02/24/06133851/yenny-wahid-menangis-haru-lihat-warga-basah-kehujanan-demi-haul-gus-dur.