Kemenag Bantah Isu Pemecatan Dosen IAIN Bukittinggi karena Bercadar: 67 Hari Tak Masuk Kerja

Kemenag Bantah Isu Pemecatan Dosen IAIN Bukittinggi karena Bercadar: 67 Hari Tak Masuk Kerja

Kemenag Bantah Isu Pemecatan Dosen IAIN Bukittinggi karena Bercadar: 67 Hari Tak Masuk Kerja
ummatpos
Seorang dosen wanita Doktor Hayati Syafri dipecat dari IAIN Bukittinggi 

Kemenag Bantah Isu Pemecatan Dosen IAIN Bukittinggi karena Bercadar: 67 Hari Tak Masuk Kerja

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Viral seorang wanita pegawai negeri sipil (PNS) atau aparatur sipil negara (ASN) bergelar doktor dipecat Kementerian Agama. Pemecatan ASN bernama Dr Hayati Syafri sebagai PNS atau ASN ramai jadi bahan pembicaraan.

Kemenag RI memecat Dr Hayati Syafri sebagai ASN karena terbukti melakukan pelanggaran berat tidak masuk kerja selama 67 hari tanpa keterangan.

Selama ini, pemecatan Dr Hayati Syafri diisukan karena dosen Bahasa Inggris di IAIN Bukittinggi ini mengenakan cadar. Namun Kemenag RI tegas membantahnya.

 

Heboh Doktor Hayati Syafri dipecat ASN dari UIN dan penjelasan resmi Kemenag
Heboh Doktor Hayati Syafri dipecat ASN dari UIN dan penjelasan resmi Kemenag (ummatpos)

Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 Pasal 3 ayat 11 dan 17, PNS yang tidak masuk kerja secara akumulatif minimal 46 hari kerja tanpa keterangan yang sah dalam satu tahun, harus diberikan hukuman disiplin berat berupa diberhentikan secara hormat/ tidak hormat.

Hayati, lanjut dia, juga terbukti sering meninggalkan ruang kerja dan tidak melaksanakan tugas lainnya pada 2018 seperti sebagai penasihat akademik dan memberikan bimbingan skripsi kepada mahasiswa.

"Itu merupakan pelanggaran disiplin berat yang harus dikenai hukuman disiplin berat, yaitu diberhentikan dengan hormat sebagai PNS," kata Nurul Badruttamam.

Jika ada keberatan, kata Nurul Badruttamam, Hayati Syafri masih mempunyai hak untuk banding ke Badan Pertimbangan Kepegawaian (BAPEK) ataupun ke PTUN.

Hayati raih gelar doktor

Sebelum dipecat, Dr Hayati Syafri, S.S,M.Pd, adalah dosen bahasa Inggris di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan.

Halaman
12
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved