Pilpres 2019
Petani Curhat Tangan Kapalan, Jokowi: Kita Sama-sama Tukang
Jokowi menanyakan kepada keduanya sudah berapa lama bertani dan memiliki lahan berapa luas.
Penulis: syamsiralam | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TERBANGGI BESAR - Dua petani berkesempatan berbincang dengan capres nomor urut 01 Joko Widodo dalam kampanye di Lapangan Karang Endah, Terbanggi Besar, Lampung Tengah, Jumat, 8 Maret 2019.
Kepada Jokowi, mereka curhat dan menceritakan betapa beratnya menjadi petani.
Keduanya adalah Saiful, warga Kampung Karang Endah, dan Sucipto, warga Kampung Nambah Dadi, Kecamatan Terbanggi Besar.
"Lihat ini, Pak, tangan saya. Berat, Pak, jadi petani," kata Saiful seraya menunjukkan telapak tangannya yang kapalan alias mengalami penebalan dan pengerasan.
Tak lama kemudian, Sucipto juga melakukan hal serupa.
Jokowi menanyakan kepada keduanya sudah berapa lama bertani dan memiliki lahan berapa luas.
"Kalau saya sudah lama (bertani). Sampingannya nguli (kuli bangunan), Pak. Makanya tangan kapalan begini. Kalau sawah, tidak sampai sehektare," katanya sambil disambut tawa Jokowi.
"Kalau itu sama dengan saya. Tangan saya juga gitu kok (kasar). Kita sama-sama tukang," timpal Jokowi.
"Berapa banyak setiap panen (padi) hasilnya?" tanya Jokowi lagi.
Dengan lahan tak sampai satu hektare, Saiful mengatakan, setiap kali panen bisa mendapat hasil hingga 2 ton (gabah).
Jumlah itu, lanjut Saiful, sebagian dijual dan sebagian lainnya dikonsumsi.
• Ditantang Pakai Bahasa Lampung, Jokowi: Tabik pun. Udah Itu Aja Saya Bisanya
Sementara Sucipto sebagai petani jagung menyatakan, ingin punya lahan sendiri dan berharap Jokowi bisa mewujudkan keinginannya itu.
"Kalau saya lahan numpang, Pak. Hasil gono-gini. Setiap panen (jagung) dapat 3 ton," katanya disambut tawa Jokowi dan massa.
"Itu kan berarti tanah sendiri, walaupun sedikit. Hehehe..," kilahnya.
Dalam sambutannya Jokowi berterima kasih kepada masyarakat Lampung yang hadir di Lapangan Karang Endah.
Ia mengatakan akan melanjutkan program pertanian dan nelayan jika terpilih pada Pilpres 17 April mendatang.
Ditantang Bahasa Lampung
Kejadian lucu terjadi saat capres Joko Widodo menyuruh seorang ibu naik ke panggung tempatnya berorasi di Lapangan Karang Endah, Terbanggi Besar, Lampung Tengah, Jumat, 8 Maret 2019.
Di hadapan Jokowi, wanita berjilbab itu mengaku grogi.
"Saya gugup, Pak. Tangan saya gemetar ini. Gak nyangka bisa ketemu Bapak langsung," ujar warga Kampung Karang Endah itu sambil disambut suara riuh.
Lantas terjadi perbincangan antara Jokowi dan wanita bernama Sariyani itu.
Kejadian lucu terjadi saat Sariyani menantang Jokowi menggunakan bahasa Lampung.
"Pak jangan pakai bahasa Jawa terus dong. Pakai bahasa Lampung, Pak," ucap Sariyani sambil disambut sorakan ribuan warga yang hadir.
Mendapat tantangan Sariyani, Jokowi hanya tertawa.
Ia mengaku tantangan itu terlalu sulit baginya.
"Sulit ini. Saya gak bisa (ngobrol pakai bahasa Lampung)," kata Jokowi.
Meski begitu, Jokowi sempat menyapa masyarakat dengan salam khas Lampung.
"Tabik pun. Udah itu aja saya bisanya," ujar Jokowi.
Kepada Jokowi, Sariyani mengaku berprofesi pedagang kecil.
Ia pun meminta gerobak berjualan kepada Jokowi.
"Saya ini jualan, Pak. Jualan nasi uduk keliling. Saya minta modal, Pak, buat gerobak jualan nasi uduk keliling," kata Sariyani kepada Jokowi.
Mendapat permintaan seperti itu, Jokowi menolaknya dengan halus.
"Kalau itu gak bisa. Di sini ada Bawaslu. Nanti saya dicatat melanggar (aturan kampanye)," ujar Jokowi disambut tawa massa yang hadir.
Namun, Jokowi berjanji mencatat apa yang disampaikan Sariyani.
"Saya catatat saja ya. Pasti saya ingat," ujarnya.
Via Vallen dan Hijau Daun
Gubernur Lampung terpilih Arinal Junaidi sudah berada di lokasi kampanye capres nomor urut 01 Joko Widodo di Lapangan Karang Endah, Terbanggi Besar, Lampung Tengah, Jumat, 8 Maret 2019.
Tanpa dikawal kadernya, Arinal tampak berdiri di pintu utama lokasi kampanye.
Arinal ditemani oleh mantan Bupati Lampung Barat Mukhlis Basri dan anggota DPRD Lampung I Made Bagiase.
Di lokasi juga terlihat Wali Kota Metro Achmad Pairin dan sejumlah pejabat Pemprov Lampung.
Sembari menunggu kedatangan Jokowi, digelar hiburan musik yang dimeriahkan oleh pedangdut Via Vallen dan grup band Hijau Daun.
Perkenalkan 3 Kartu
Membuka kampanye di Lampung Tengah, capres Joko Widodo memperkenalkan tiga kartu sekaligus.
Ketiganya adalah Kartu Indonesia Pintar Prakuliah, Kartu Sembako Murah, dan Kartu Prakerja.
Kartu tersebut diperkenalkan kepada petani dan nelayan yang memadati Lapangan Karang Endah, Terbanggi Besar, Jumat, 8 Maret 2019.
Jokowi mengatakan, kartu Indonesia Pintar Prakuliah diberikan kepada mereka yang baru lulus sekolah.
"Kartu ini akan kita beri kepada anak-anak yang baru lulus sekolah dan akan melanjutkan kuliah. Sehingga semua anaknya bisa melanjutkan ke pendidikan tinggi," kata Jokowi.
Kartu kedua yang diperkenalkan yakni Kartu Sembako Murah.
Nantinya, warga kurang mampu akan diberikan subsidi.
Program itu, lanjut Jokowi, untuk mengangkat kesejahteraan warga.
Sedangkan Kartu Prakerja diperuntukkan bagi mereka yang belum mendapat pekerjaan.
Dengan kartu ini, warga bisa mendapatkan insentif.
"Dapat insenstif buat yang belum kerja. Tapi dapat pelatihan dulu ya, masuk balai kepelatihan kerja, sehingga terampil," ujarnya. (Tribunlampung.co.id/Syamsir Alam)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kampanye-jokowi-di-lamteng-6.jpg)